MEDAN – Niat menikmati santap lezat dan nikmat pupus sudah. Inilah yang dialami Nevi warga Brigjen Katamso, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Selasa (19/5).
“Sudah dua kali aku pesan makanan (desert) serupa kayak begini bang. Dua kali yang datang tidak sesuai ekspektasi, penipuan ini,” ucap wanita cantik tersebut.
“Memang sengaja kali ini ku pesan dan ku pancing dia bang, biar orang tau dia penipu dan tidak ada korban lain ” tambahnya.
Saat ditelusuri melalui aplikasi, nomor kurir yang mengantar dessert tersebut tercantum ‘driver belvia bakery penipu’. Kekesalan warga Katamso itu pun memuncak usai mengetahui dessert yang dipesannya sangat tak layak dan tidak sesuai dengan foto yang dicantumkan penjual.
Kejadian ini bukan kali pertama dirasakan warga kota medan. Hal serupa juga dialami Tari warga Jalan Jermal 14, Kecamatan Medan Denai.
“Kecewa kali lah bang, makanan yang dipesan tak layak dimakan, Keras, tak menarik serta rasanya pun tak enak,” ujarnya.
Ia pun berharap kedepannya tak ada lagi warga yang mengalami penipuan dengan modus menjual makanan beriklan di medsos menampilkan foto menarik serta iming iming rasa yang enak.



