MEDAN – Seniman tato asal Medan, Fedricho Purba, berhasil meraih Juara 3 kategori Asian Tattoo pada ajang Inkverse Tattoo Competition 2026 di Jakarta, 30–31 Mei 2026.
Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara, dengan juri-juri ternama yang sudah berpengalaman panjang di industri tato.
Dalam persaingan ketat dan durasi pengerjaan hanya sekitar empat jam, Fedricho tampil membawa nama Sumatera Utara melalui karya Japanese Tattoo yang kuat secara teknik, karakter, dan komposisi.
Namun, prestasi yang seharusnya menjadi kebanggaan Sumatera Utara ini dinilai masih belum mendapat sorotan yang sebanding.
Fedricho, pemilik Medan Tattoo Studio, berharap pencapaian ini membuka mata banyak pihak bahwa seniman tato dari Sumut juga mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
“Saya juara bukan hanya untuk diri sendiri. Saya membawa nama Medan dan Sumatera Utara. Semoga prestasi ini tidak dianggap kecil, karena anak muda kreatif Sumut juga bisa bersaing di panggung besar,” ujar Fedricho.
Ia berharap ke depan pelaku industri kreatif non-konvensional seperti seni tato mendapat ruang, perhatian, dan dukungan yang lebih nyata.
“Kami siap berkarya. Jangan tunggu anak daerah diakui orang luar dulu baru dianggap berharga di rumah sendiri,” tambahnya.



