MEDAN – Puluhan massa mengatasnamakan dari Pak Yan Brotherhood (PYBH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Billiar & Lounge HIVE AKSARA, Kamis (20/8/2026).
Aksi tersebut menarik perhatian pengguna jalan di kawasan lokasi usaha hiburan tersebut.
Dalam orasinya, massa menyoroti kabar mengenai seorang pengunjung yang meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi minuman keras di lokasi tersebut.
“Polisi harus mengusut tuntas ini, teman kami, keluarga kami, tewas dengan mulut berbui didalam tempat ini,” sebut orator aksi di lokasi.
Mereka meminta aparat berwenang menyelidiki penyebab kematian tersebut secara menyeluruh serta mengambil tindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran.
Sejumlah peserta aksi juga membawa spanduk dan menyampaikan tuntutan agar pemerintah serta aparat penegak hukum melakukan pengawasan terhadap operasional tempat hiburan tersebut.
Massa pun membawa sejumlah embel-embel yang bertuliskan “Tidak Ada Nyawa yang Sebanding dengan Kepentingan Bisnis” dan “Usut Tuntas Hilangnya Satu Nyawa di Ruang Lingkup Hive Billiard”
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab kematian pengunjung yang dimaksud.
Pihak manajemen HIVE AKSARA juga belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan massa.
Kasus tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti peristiwa yang menjadi sorotan dalam aksi unjuk rasa tersebut.

