MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan Ketua Umum Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Medan mulai menghangat.
Sejumlah nama disebut mulai bermunculan sebagai kandidat. Salah satunya Ansor Harahap, alumni HMI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU), yang menjadi kandidat pertama mendaftarkan diri kepada tim seleksi pada Rabu (2/9) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ansor datang bersama sejumlah senior HMI, di antaranya Harun Al Rasyid, Zufri Hidayat, Khairul Ansari, Junaidi, Haris Muda Lubis, Fauzi Pohan, dan Ramadhan Pohan.
Kedatangan mereka diterima Panitia Seleksi Calon Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan Periode 2026–2031, Yudi Permana Siregar dan Robert Irfandi Situmorang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, berkas pendaftaran Ansor Harahap dinyatakan lengkap dan selanjutnya akan menjalani proses verifikasi sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia.
Usai mendaftarkan diri, Ansor mengatakan keinginannya maju sebagai calon Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan didorong oleh keinginan untuk memperkuat peran organisasi alumni HMI melalui gagasan dan tindakan yang sejalan dengan tujuan HMI.
Menurutnya, KAHMI merupakan wadah bagi para alumni untuk melanjutkan pengabdian kepada umat sesuai dengan kapasitas dan bidang perjuangan masing-masing.
“KAHMI memang tempat berkhidmat alumni untuk menjalankan tugas umat secara berkelanjutan sesuai dengan kemampuan yang diperjuangkan,” kata Ansor.
Ia menilai alumni HMI memiliki ruang yang luas untuk mengambil peran dalam kehidupan sosial, kebangsaan, dan kenegaraan. Karena itu, menurutnya, KAHMI perlu ditempatkan sebagai salah satu wadah strategis untuk mengoptimalkan kontribusi tersebut.
“Alumni senantiasa diharapkan mengambil peran masing-masing dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara. Banyak cara dan tempat untuk aktualisasi diri dalam mengisi kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. KAHMI adalah salah satu wadah yang seharusnya menjadi lembaga strategis untuk memaksimalkan tugas tersebut,” ujarnya.
Ansor juga berharap KAHMI dapat terus eksis dan meningkatkan kontribusinya terhadap kehidupan masyarakat. Menurut dia, keberadaan KAHMI tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah alumni yang tersebar di berbagai bidang, tetapi juga keterikatan moral para alumni terhadap cita-cita HMI.
“Kita berharap agar KAHMI terus-menerus eksis dan semakin berdaya guna bagi kehidupan, bukan semata-mata karena alumninya banyak dan tersebar di berbagai lini kehidupan sosial, tetapi alumninya terikat moril dengan cita-cita besarnya yang harus diwujudkan dalam berbagai aspek dan kadar yang diperjuangkan,” katanya.
Lebih lanjut, Ansor berharap Musda KAHMI Medan dapat menjadi momentum untuk menyegarkan kembali gagasan, semangat, dan jati diri organisasi. Ia menilai KAHMI perlu semakin peka terhadap persoalan umat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial.
“Musda KAHMI ini harus jadi kesempatan bagi kita semua untuk menyegarkan kembali semangat dan jati diri HMI itu sendiri di dalam kehidupan masyarakat luas, semakin mampu memberi solusi, sekalipun dalam lingkup yang kecil bagi masalah sosial yang ada, lebih-lebih kehadiran dalam masalah-masalah besar yang membutuhkan gotong royong elemen bangsa,” ucapnya.
Untuk mewujudkan gagasan tersebut, Ansor menilai diperlukan pengorganisasian program secara terukur agar kontribusi KAHMI dapat dirasakan masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran KAHMI dalam mendukung proses kaderisasi HMI. Menurutnya, keterlibatan alumni dalam proses kaderisasi merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan nilai-nilai yang diwariskan organisasi.
“Ini yang kita sebut bahwa KAHMI adalah rumah besar merawat nilai. Konsep insan cita yang dicita-citakan Lafran Pane sejatinya relevan dalam kehidupan sekalipun perubahan zaman yang semakin dinamis. Untuk itu perlu dikhidmatkan sebagai wujud tanggung jawab kader dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut,” ujar Ansor.
Musda KAHMI Kota Medan sendiri dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026. Tahapan pencalonan Ketua Umum MD KAHMI Kota Medan masih berproses, termasuk verifikasi terhadap berkas para kandidat yang mendaftarkan diri.

