Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (APPRI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) tuntut KPK periksa Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Meda, Selasa 10 Februari 2026.
Mances Selaku Koordinator Lapangan menyampaikan kepada KPK RI untuk memeriksa Kadisdikbud Kota Medan terkait pengadaan atribut pakaian siswa SMP Kota Medan tahun anggaran 2024.
Periksa pengadaan atribut pakaian siswa SMP Kota Medan tahun anggaran 2024, serta adili seadil-nya siapapun yang terlibat dalam pengadaan tersebut,“ ungkap Mances.
Mances juga menyampaikan rasa kekecewaan yang mendalam kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Medan yang telah menghentikan perkara tersebut, padahal proyek tersebut sebelumnya telah masuk dalam temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang secara normatif kuat dugaan kami adanya potensi penyimpangan pengelolaan keuangan negara.
“KPK RI dan Kejagung RI harus turun tangan untuk mengambil alih dugaan kasus korupsi yang terjadi pada dinas pendidikan kota medan ini terkait pengadaan atribut pakaian siswa SMP kota Medan pada tahun anggaran 2024,” sambungnya.
Ia juga menambahkan agar Kejagung mengevaluasi kinerja Kejari Kota Medan karena diduga tutup mata pada persoalan ditubuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang diduga kuat menimbulkan kerugian negara.



