33.1 C
Medan
spot_imgspot_img

Aliansi Aktivis Kota (AKTA) Kota MedanDugaan Korupsi Dana Kelurahan di Medan Johor, AKTA Desak Camat dan Lurah Dicopot

Date:

Share:

Medan – Dugaan tindak pidana korupsi Dana Kelurahan (Dankel) di wilayah Medan Johor kembali memantik kemarahan publik. Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Kota Medan (AKTA) menggelar aksi unjuk rasa dan menggeruduk Kantor Camat Medan Johor pada Kamis (19/02/2026).

Dalam orasinya, Koordinator AKTA Kota Medan, Rizky, secara tegas menyoroti dugaan penyimpangan Dana Kelurahan (Dankel), khususnya pada pos anggaran Sarana dan Prasarana (Sapras) serta Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Berdasarkan data yang dihimpun AKTA, nilai anggaran yang mencapai lebih dari setengah miliar rupiah dinilai wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat.

“Kami mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh terhadap seluruh kelurahan di Medan Johor yang diduga terlibat dalam penyimpangan Dana Kelurahan. Anggaran ratusan juta rupiah bukan angka kecil, dan itu adalah uang rakyat yang harus jelas peruntukannya,” tegas Rizky.

Tak hanya soal dugaan korupsi anggaran, AKTA juga mengungkap adanya laporan masyarakat terkait praktik pungutan liar (pungli) dalam berbagai layanan administrasi. Dugaan pungli tersebut meliputi pengurusan surat kematian, pembuatan KTP, pengelolaan sampah bagi pelaku usaha, hingga isu adanya pungutan untuk bisa menjabat sebagai Kepala Lingkungan (Kepling).

“Pelayanan publik yang seharusnya menjadi hak dasar warga justru diduga dijadikan ladang pungutan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan,” lanjut Rizky.

AKTA juga menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Lurah Titi Kuning yang dinilai mencerminkan lemahnya kepemimpinan di tingkat kecamatan. Menurut AKTA, sikap PLT Camat Medan Johor yang dinilai tidak tegas dalam mengambil tindakan terhadap lurah yang bermasalah semakin memperburuk kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan setempat.

“Ketidakmampuan PLT Camat dalam mengambil langkah tegas memperlihatkan krisis kepemimpinan di Medan Johor. Jika bukti dan laporan sudah terang, seharusnya ada tindakan nyata, bukan pembiaran,” ujar Rizky.

Atas dasar itu, AKTA secara tegas mendesak:

1. Audit investigatif dan transparan terhadap penggunaan Dana Kelurahan di seluruh wilayah Medan Johor.

2. Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat turun tangan secara independen.

3. Pencopotan Lurah Titi Kuning dari jabatannya.
4. Evaluasi total terhadap kinerja PLT Camat Medan Johor.

AKTA menegaskan akan membuka posko Pengaduan di kecamatan medan johor tanggal 20 sampai 25 februari agar warga yang selama ini terdampak oleh oknum oknum nakal ini bisa mengadukan kasusnya , agar bisa kita serap untuk dikumpulkan sebelum kita membuat laporan resmi dikejaksaan medan  terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan hukum dan pertanggungjawaban terbuka kepada masyarakat. “Kami tidak akan berhenti sampai uang rakyat benar-benar kembali pada fungsinya untuk kesejahteraan warga,” tutup Rizky.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Dedi Jaminsyah: Penertiban Galian C Ilegal Bentuk Instruksi Tegas Gubernur Sumut

MEDAN — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara mulai mengintensifkan pemetaan serta penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal atau galian C...

Buron Kasus Kredit Fiktif BRI Kutalimbaru Akhirnya Dibekuk Tim AMC Kejagung

MEDAN — Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung RI bersama Kejaksaan Negeri Medan berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi...

Polda Sumut Didesak Segera Tutup Lokasi Judi Tembak Ikan Milik Pipit dan Asen di Belawan

MEDAN - Polda Sumut didesak agar segera menutup lokasi judi permainan tembak ikan dan dingdong milik Pipit dan Asen yang berlokasi di wilayah Belawan,...

Acuhkan Perintah Tegas Gubsu Bobby Nasution, Proyek Pembangunan Hunian Mewah Pondok Indah Cemara Diduga Gunakan Tanah Timbun Galian C Ilegal Desa Ajibaho

MEDAN - Terkait Proyek Pembangunan Hunian Mewah Pondok Indah Cemara Gunakan Tanah Timbun Galian C Ilegal dari Dusun Vlll, Namo Cancan, Desa Ajibaho, Kec...

Karir Kilat Yoga Pratama: Dikasih Bobby Jabatan Kepala Biro PBJ Sumut, Dulu Sering Didemo Warga Belawan

Medan - Jabatan eselon II Pemprov Sumut kembali ramai diperbincangkan. Persoalannya karena sejumlah nama yang double job menduduki dua jabatan. Namun, ada juga nama eselon...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini