27 C
Medan

Alamak ! Pejabat Lapas Kelas IIA Narkotika Pematang Siantar Diduga Fasilitasi Sindikat Penipuan Online

Date:

Share:

MEDAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Pematang Siantar diduga menyediakan tempat untuk melakukan tindak kejahatan penipuan online (lodes).

Berdasarkan data yang diterima dari sumber yang sangat terpercaya, Selasa (17/3), bahwa aksi kejahatan penipuan online itu sudah mendapat restu dari pejabat Lapas Kelas IIA Narkotika Pematang Siantar, sehingga bebas beroperasi.

Dalam prakteknya kejahatan yang dikenal sebagai lodes ini dikendalikan seorang berinisial D alias R P yang berada di dalam Lapas Narkotika itu. Diduga, usai mendapat restu pejabat utama Lapas Kelas IIA Narkotika Pematang Siantar Berinisial I.

Untuk tarif dari aksi kejahatan ini pihak Lapas mengenakan angka fantastis. Tidak tanggung-tanggung mereka mamtok hingga Rp200 juta kepada para pemain agar mendapat dukungan untuk menjalankan aksinya dari balik Lapas Kelas II Narkotika yang dipimpin Pujiono Slamet.

Tidak hanya itu untuk tempat yang disediakan juga dipasang tarif sebesar Rp5 juta per hari. Aksi penipuan online (lodes) di Lapas Kelas IIA Narkotika Pematang Siantar ini pun sudah terbilang cukup lama mengingat sudah banyak korbannya dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara itu, Awak Media berusaha mengkonfirmasi informasi tersebut melalui, Iwan, Ka. KPLP Lapas Kelas IIA Narkotika Pematang Siantar. Iwan memilih bungkam dan enggan berkomentar.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini