24.5 C
Medan
spot_imgspot_img

Diduga Gelar Pesta Narkoba di Rumah, Sepasang Muda Mudi Bak Zombie Saat Isap Vape Narkoba

Date:

Share:

Medan — Dugaan pesta narkoba kembali mencoreng wajah Kota Medan. Kali ini, sepasang muda-mudi berinisial F dan P disebut-sebut nekat menggelar aktivitas konsumsi zat terlarang di sebuah rumah kawasan Setia Budi, Medan, pada malam hari.

Aktivitas tersebut diduga berlangsung di dalam ruangan tertutup dengan menggunakan perangkat elektronik yang dikenal dengan istilah “pod getar”. Warga sekitar mengaku mulai curiga lantaran rumah tersebut kerap didatangi pada waktu tertentu dengan aktivitas yang dinilai tertutup dan mencurigakan.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan, perangkat “pod getar” diduga dipakai sebagai media konsumsi zat tertentu yang berkaitan dengan narkotika sintetis. Modus seperti ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena penggunaan alat modern membuat praktik penyalahgunaan narkoba sulit dikenali masyarakat maupun aparat penegak hukum.

Ironisnya, dugaan aktivitas itu terjadi di tengah kawasan permukiman padat penduduk di Setia Budi Medan. Kondisi tersebut memicu keresahan warga yang khawatir lingkungan mereka menjadi lokasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika terselubung.

“Kalau benar itu narkoba, jelas sangat meresahkan. Sekarang bentuk alatnya makin modern dan sulit dikenali. Takutnya anak-anak muda ikut terpengaruh,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pola baru konsumsi narkoba yang kini dibungkus dengan gaya hidup modern. Publik menilai aparat tidak cukup hanya melakukan razia sesaat, melainkan perlu menelusuri dugaan jaringan pemasok serta peredaran perangkat yang diduga digunakan sebagai sarana konsumsi zat terlarang.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pesta narkoba yang menyeret inisial F dan P tersebut. Namun kasus ini kembali menjadi alarm keras bahwa penyalahgunaan narkoba terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi dan tren pergaulan urban.

Jika aparat dan pemerintah daerah tidak bergerak serius, bukan tidak mungkin praktik serupa akan semakin sulit terdeteksi dan perlahan mengakar di tengah masyarakat Kota Medan.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Dorong Kepatuhan Pajak, Pemprov Sumut Apresiasi Warga Taat Pajak Lewat Gebyar Pajak 2026

Medan - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai mengubah pendekatan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Tidak lagi hanya mengandalkan program pemutihan, Pemprov Sumut...

Diduga Penimbunan Solar Subsidi di Sampali Bebas Beroperasi, Puluhan Armada Terlibat Melansir

Deli Serdang - Dugaan aktivitas penimbunan dan pengolahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Damarwulan, Desa...

AKTA: Kapolri Harus Turun Tangan, Usut Dugaan Jaringan Perjudian Kelas Kakap yang Seret Nama AK dan E

Medan – Aliansi Aktivis Kota (AKTA) mendesak Kapolri untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polresta Deli Serdang, khususnya Kapolresta dan Kasat Reskrim, terkait...

AKTA Pertanyakan Menteri IMIPAS Belum Diperiksa; Ada Apa dengan Penanganan Kasus Dugaan Pemerasan Rp145,5 Miliar?

Medan – Aliansi Aktivis Kota (AKTA) mempertanyakan konsistensi dan keberanian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut tuntas kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga...

Geruduk Mabes Polri, AKTA Desak Kapolri Evaluasi Kapolres dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Diduga Lindungi Bos Judi AK dan E

Medan – Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menggelar aksi di Mabes Polri yang berada di Jalan Jalan Trunojoyo Nomor 3, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru,...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini