27 C
Medan

Diduga Gelar Pesta Narkoba di Rumah, Sepasang Muda Mudi Bak Zombie Saat Isap Vape Narkoba

Date:

Share:

Medan — Dugaan pesta narkoba kembali mencoreng wajah Kota Medan. Kali ini, sepasang muda-mudi berinisial F dan P disebut-sebut nekat menggelar aktivitas konsumsi zat terlarang di sebuah rumah kawasan Setia Budi, Medan, pada malam hari.

Aktivitas tersebut diduga berlangsung di dalam ruangan tertutup dengan menggunakan perangkat elektronik yang dikenal dengan istilah “pod getar”. Warga sekitar mengaku mulai curiga lantaran rumah tersebut kerap didatangi pada waktu tertentu dengan aktivitas yang dinilai tertutup dan mencurigakan.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan, perangkat “pod getar” diduga dipakai sebagai media konsumsi zat tertentu yang berkaitan dengan narkotika sintetis. Modus seperti ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena penggunaan alat modern membuat praktik penyalahgunaan narkoba sulit dikenali masyarakat maupun aparat penegak hukum.

Ironisnya, dugaan aktivitas itu terjadi di tengah kawasan permukiman padat penduduk di Setia Budi Medan. Kondisi tersebut memicu keresahan warga yang khawatir lingkungan mereka menjadi lokasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika terselubung.

“Kalau benar itu narkoba, jelas sangat meresahkan. Sekarang bentuk alatnya makin modern dan sulit dikenali. Takutnya anak-anak muda ikut terpengaruh,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pola baru konsumsi narkoba yang kini dibungkus dengan gaya hidup modern. Publik menilai aparat tidak cukup hanya melakukan razia sesaat, melainkan perlu menelusuri dugaan jaringan pemasok serta peredaran perangkat yang diduga digunakan sebagai sarana konsumsi zat terlarang.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pesta narkoba yang menyeret inisial F dan P tersebut. Namun kasus ini kembali menjadi alarm keras bahwa penyalahgunaan narkoba terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi dan tren pergaulan urban.

Jika aparat dan pemerintah daerah tidak bergerak serius, bukan tidak mungkin praktik serupa akan semakin sulit terdeteksi dan perlahan mengakar di tengah masyarakat Kota Medan.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini