25.6 C
Medan
spot_imgspot_img

Orang yang Dicari- cari KPK Muncul di Belakang Bobby Nasution saat Peresmian Kopdes Merah Putih

Date:

Share:

Medan — Kehadiran seorang pria yang pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan peresmian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Medan, Sabtu (16/5/2026), menuai sorotan publik. Dalam agenda yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution tersebut, tampak sosok Samuel Nababan berada di belakang Bobby saat memberikan pernyataan kepada awak media.

Sorotan itu muncul dari video berdurasi sekitar 20 detik yang beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Bobby Nasution memberikan keterangan terkait ketidakhadiran Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam agenda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tersebut. Di belakang Bobby, terlihat Samuel Nababan mengenakan kaos hijau dan jaket hitam.

Nama Samuel Nababan sebelumnya sempat mencuat dalam perkara dugaan korupsi yang dikenal sebagai kasus “Blok Medan” yang menyeret mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba. Samuel diketahui pernah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan dalam proses penyidikan perkara tersebut.

Menanggapi kemunculan Samuel dalam kegiatan resmi pemerintahan itu, seorang pengamat sosial-politik bernama Ari menyayangkan situasi tersebut. Menurutnya, kemunculan figur yang pernah dipanggil KPK di sekitar pejabat publik dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Rusak sudah kredibilitas Gubsu Bobby karena kok membiarkan orang-orang seperti itu di belakangnya dan muncul ke publik,” ujar Koordinator Aliansi aktivis Kita, Ari Gusti.

Ari juga mendesak KPK untuk tetap melanjutkan pengusutan perkara dugaan korupsi Blok Medan meski Abdul Ghani Kasuba telah meninggal dunia. Ia menilai masih terdapat sejumlah fakta persidangan dan keterangan terdakwa yang perlu didalami lebih lanjut oleh lembaga antirasuah tersebut.

“Panggil paksa dan periksa Samuel Nababan yang seolah kebal hukum. Jangan ada kesan KPK memberi kekebalan hukum kepada siapapun di negeri kami ini,” tegasnya.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Dorong Kepatuhan Pajak, Pemprov Sumut Apresiasi Warga Taat Pajak Lewat Gebyar Pajak 2026

Medan - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai mengubah pendekatan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Tidak lagi hanya mengandalkan program pemutihan, Pemprov Sumut...

Diduga Penimbunan Solar Subsidi di Sampali Bebas Beroperasi, Puluhan Armada Terlibat Melansir

Deli Serdang - Dugaan aktivitas penimbunan dan pengolahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Damarwulan, Desa...

AKTA: Kapolri Harus Turun Tangan, Usut Dugaan Jaringan Perjudian Kelas Kakap yang Seret Nama AK dan E

Medan – Aliansi Aktivis Kota (AKTA) mendesak Kapolri untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polresta Deli Serdang, khususnya Kapolresta dan Kasat Reskrim, terkait...

AKTA Pertanyakan Menteri IMIPAS Belum Diperiksa; Ada Apa dengan Penanganan Kasus Dugaan Pemerasan Rp145,5 Miliar?

Medan – Aliansi Aktivis Kota (AKTA) mempertanyakan konsistensi dan keberanian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut tuntas kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga...

Geruduk Mabes Polri, AKTA Desak Kapolri Evaluasi Kapolres dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Diduga Lindungi Bos Judi AK dan E

Medan – Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menggelar aksi di Mabes Polri yang berada di Jalan Jalan Trunojoyo Nomor 3, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru,...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini