27 C
Medan

Orang yang Dicari- cari KPK Muncul di Belakang Bobby Nasution saat Peresmian Kopdes Merah Putih

Date:

Share:

Medan — Kehadiran seorang pria yang pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan peresmian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Medan, Sabtu (16/5/2026), menuai sorotan publik. Dalam agenda yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution tersebut, tampak sosok Samuel Nababan berada di belakang Bobby saat memberikan pernyataan kepada awak media.

Sorotan itu muncul dari video berdurasi sekitar 20 detik yang beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Bobby Nasution memberikan keterangan terkait ketidakhadiran Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam agenda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tersebut. Di belakang Bobby, terlihat Samuel Nababan mengenakan kaos hijau dan jaket hitam.

Nama Samuel Nababan sebelumnya sempat mencuat dalam perkara dugaan korupsi yang dikenal sebagai kasus “Blok Medan” yang menyeret mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba. Samuel diketahui pernah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan dalam proses penyidikan perkara tersebut.

Menanggapi kemunculan Samuel dalam kegiatan resmi pemerintahan itu, seorang pengamat sosial-politik bernama Ari menyayangkan situasi tersebut. Menurutnya, kemunculan figur yang pernah dipanggil KPK di sekitar pejabat publik dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Rusak sudah kredibilitas Gubsu Bobby karena kok membiarkan orang-orang seperti itu di belakangnya dan muncul ke publik,” ujar Koordinator Aliansi aktivis Kita, Ari Gusti.

Ari juga mendesak KPK untuk tetap melanjutkan pengusutan perkara dugaan korupsi Blok Medan meski Abdul Ghani Kasuba telah meninggal dunia. Ia menilai masih terdapat sejumlah fakta persidangan dan keterangan terdakwa yang perlu didalami lebih lanjut oleh lembaga antirasuah tersebut.

“Panggil paksa dan periksa Samuel Nababan yang seolah kebal hukum. Jangan ada kesan KPK memberi kekebalan hukum kepada siapapun di negeri kami ini,” tegasnya.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini