27.7 C
Medan

Lapas Bak Kampung Narkoba, Petugas Gabungan Berhasil Temukan 6 KG Ganja Saat Razia Diduga Diseludupkan Melalui Pegawai Lapas

Date:

Share:

Razia gabungan di penjara atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Padangsidimpuan, Desa Salambue, yang menemukan barang bukti 6,8 kilo gram ganja dan alat pemakaian sabu-sabu mendapat perhatian dan sorotan publik.

Apalagi ganja yang tidak sedikit jumlahnya itu ditemukan di blok paling ketat pengawasannya (maximum security) di penjara tersebut. Juga bertepatan pada saat sedang gencar-gencarnya dilakukan razia sesuai arahan Dirjen Pemasyarakatan.

Berikut penjelasan Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Mathrios Zulhhidayat Hutasoit, seperti diperoleh pada Selasa (2/6/2026). Ganja 6,8 Kg itu ditemukan dalam razia gabungan Polres Padangsidimpuan, Kodim 0212/TS, Pemko Padangsidimpuan dan pihak Lapas sendiri.

“Pada Jumat (29/5/2026) sekira pukul 11:00 WIB saya terima informasi tentang keberadaan narkotika di Lapas. Saya langsung kirim surat ke Kapolres, Dandim dam Wali Kota agar dilakukan razia gabungan pada malam harinya,” kata Kalapas Padangsidimpuan.

Sekira pukul 20:30 di blok E dan F ditemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan nartkotika jenis sabu. Kemudian di ruang instalasi listrik blok maximum security ditemukan 6 ball ganja seberat 6,8 Kg dalam karung warna putih dan tas plastik warna merah.

Padahal, sejak Jumat (8/5/2026) pagi telah dilakukan razia rutin sesuai ikrar bersama tentang Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan bersih narkoba. Dirjen Pemasyarakatan juga telah memberi arahan untuk melaksanakan razia sampai Minggu (31/5/2026).

“Kami masih menyelidiki bagaimana narkotika itu bisa masuk. Seluruh anggota menjalani pemeriksaan. Jika ada yang terbukti terlibat, akan ditindak tegas dan diberi sanksi berat. Bisa saja dipecat dan diproses hukum pidana,” tegasnya.

Terpisah, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menyebut telah ditetapkan empat orang tahanan sebagai tersangka ganja 6,8 Kg. Namun, meski sudah ada tersangka, proses penyelidikan masih terus berlanjut hingga semuanya tuntas sampai akar-akarnya.

Empat tersanga itu ialah ZH , 34, warga Barumun Tengah, Kabupaten Padanglawas. AH, 46 warga Padangsidimpuan Tenggara. FT, 32 warga Padangsidimpuan Utara. AR, 45, warga Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

“Ganja itu milik ZH, sedangka tiga tersangka lainnya adalah orang yang turut membantunya. Rencananya ganja itu akan dipasarkan di dalam Lapas. Meski demikian kita masih terus melakukan pendalaman kasus,” tegas AKBP Wira.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini