27.7 C
Medan

Beredar Kabar 35 Pekerja Jadi Korban Kebakaran, HRD Garuda Mas Perkasa Buka Suara

Date:

Share:

Beredar isu ketika kebakaran hebat yang melanda pabrik pembuatan dan gudang sendal milik PT Garuda Mas Perkasa (GMP) di Jalan Yos Sudarso KM 6,5, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara telah memakan korban sebanyak 35 karyawan di kabarkan terjebak di dalam pabrik dan meninggal dunia.

HRD PT Garuda Mas Perkasa, Maya Novianti, memastikan tidak ada korban jiwa yang terjadi dalam peristiwa kebakaran pabrik sandal yang beralamat di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Selasa (27/1/2026) malam.

“Informasi yang beredar di media sosial dan yang kita dengar disebutkan ada korban jiwa. Sampai sejauh ini tidak ada korban jiwa,” ucap Maya kepada sejumlah awak media, Rabu (28/1/2026) siang.

Ia menjelaskan, kebakaran terjadi saat istirahat karyawan shift dua.

Saat itu, lokasi awal titik api yakni di dalam pabrik bahwa sedang tidak dipenuhi oleh pekerja.

“Kebakaran terjadi saat karyawan yang masuk shift dua, dan itu waktu istirahat. Wilayah itu memang tidak dimasuki karyawan. Ada tiga gerbang yang menjadi jalur evakuasi, dan anak-anak sudah pada keluar,” sebutnya.

Menurutnya, sedari awal pihak perusahaan memprioritaskan evakuasi terhadap karyawan.

“Anak-anak kita selamatkan dulu,” katanya.

Terkait sumber kejadian, perempuan berkacamata itu mengaku belum dapat memastikan penyebab kebakaran.

“Kalau sumber api sampai saat ini belum tahu dari mana. Asap terlihat dari bagian sebelah sana, tapi pastinya belum diketahui,” ujarnya sembari menunjuk salah satu gudang.

Sementara itu, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea mengungkapkan bahwa api berasal dari ruang penyimpanan bahan baku dengan material yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat menyambar seluruh bangunan pabrik dan sekitarnya.

“Sejauh ini dari hasil pemeriksaan sementara, api berasal dari salah satu ruang penyimpanan bahan baku pembuatan sandal, dimana materialnya sangat mudah terbakar,” kata Kompol Tohap Sibuea disamping HRD PT Garuda Mas Perkasa.

Dengan demikian, pihaknya pun masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan secara mendalam atas kebakaran hebat yang menimpa pabrik tersebut.

“Masih menunggu dari pihak pemadam yang saat ini masih berkerja, berupaya memadamkan api, untuk taksiran kerugian juga saat ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini