BELAWAN – Puluhan warga kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Pelabuhan Belawan, Senin (9/2/2026), menyusul meninggalnya seorang pedagang ikan yang diduga menjadi korban tawuran antarwarga.
Dalam aksi tersebut, sejumlah emak-emak terlihat menggelar tikar dan memblokir jalan menuju Pelabuhan Belawan sebagai bentuk protes. Aksi itu sempat menghambat arus lalu lintas di kawasan sekitar sebelum akhirnya mendapat pengamanan dari aparat kepolisian.
Warga menilai hingga kini aparat penegak hukum belum mampu mengatasi persoalan tawuran yang kerap terjadi di wilayah Belawan. Mereka mendesak Polres Pelabuhan Belawan mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kami minta polisi serius menangani tawuran ini. Sudah terlalu sering terjadi dan sekarang sampai ada korban meninggal,” ujar salah seorang peserta aksi.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Pelabuhan Belawan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga maupun perkembangan penanganan kasus tawuran yang menewaskan pedagang ikan tersebut.
Situasi di sekitar Mapolres Pelabuhan Belawan terpantau dalam pengamanan aparat. Warga berharap adanya langkah konkret dari kepolisian guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
(ben/kanalpost.id)



