27 C
Medan

Kinerjanya Hanya Sebatas Pencitraan, Elemen Mahasiswa Desak Kapolri dan Kapolda Copot Kapolrestabes Medan

Date:

Share:

Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara dan Kota Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk markas Polda Sumatera Utara (Sumut), Senin (9/2).

Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan mahasiswa itu mendesak agar Kapolri, Kapolda Sumut untuk segera mencopot Kapolrestabes Medan yang dijabat Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak karena kinerjanya hanya sebatas pencitraan.

“Kita hadir disini (Polda Sumut) bukan tanpa alasan. Kita hadir karena mencium aroma busuk dari ketidakadilan yang dipraktikkan oleh Kapolrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar koordinator aksi, Cristio Djorgi Situmorang, saat menyampaikan aspirasinya.

Ia mengungkapkan, hukum di Kota Medan telah diputarbalikkan menjadi alat kekuasaan. Padahal, instrumen hukum seperti Pasal 28 UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 dengan tegas menjamin hak kita untuk bersuara.

“Namun kenyataannya transparansi hanya menjadi slogan kosong. Kami menilai kinerja Kapolrestabes Medan saat ini dipenuhi ketidaksungguhan dimana aduan masyarakat diabaikan, sementara oknum-oknum tertentu mendapat keistimewaan hukum,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cristio menerangkan bahwa Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak tidak transparan dalam penegakkan hukum. Seperti penindakan judi online yang bandarnya masih bebas berkeliaran. Kemudian pemberian lokasi sarang maksiat dan narkoba di tempat hiburan lama serta penggerebekan narkoba di kawasan Jermal 15 hanya sebatas pencitraan.

“Ada pejabat eks Camat Medan Maimun yang diduga merampok uang negara miliaran rupiah untuk bermain judi online. Tetapi tidak ada tindakan dari Kapolrestabes Medan dan tidak berlaku kepada pejabat. Tetapi kalau masyarakat bahwa yang bermain judi online langsung ditangkap,” terangnya seraya menyebutkan untuk penggerebekan kawasan Jermal 15 sampaikan sekarang ini bandar besarnya tidak pernah ditangkap.

“Hukum di Kota Medan tidak lebih dari sekadar “Pisau Dapur” tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak ternyata Polrestabes Medan telah berubah menjadi institusi yang penuh pencitraan tanpa nyali untuk menyentuh para penguasa dan bandar besar,” beber Cristio.

Usai menyampaikan orasinya, Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara dan Kota Medan mendesak Kapolda Sumut segera merekomendasikan pencopotan terhadap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto.

“Mendesak Komisi III DPR RI memanggil Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan menggelar rapat dengar pendapat karena banyaknya ketimpangan hukum yang terjadi di Kota Medan yang dapat merusak citra Polri di masyarakat. Medan darurat keadilan dan tegakkan supremasi hukum yang merata,” pungkasnya.

(ben/kanalpost.id)

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini