24.1 C
Medan
spot_imgspot_img

Dikky Anugerah Terlilit Pusaran Korupsi, Gubsu Bobby Belum Buka Suara

Date:

Share:

MEDAN – Nama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Sumatera Utara, Dikky Anugerah, menjadi sorotan publik setelah disebut berada dalam pusaran penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dikky Anugerah diketahui sempat dipanggil KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek jalan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, ia disebut belum memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut. 

Dikky Anugerah yang dihubungi wartawan lewat pesan singkat WhatsApp tak memberikan penjelasan resmi terkait ketidakhadirannya maupun keterkaitannya dalam perkara yang sedang diusut lembaga antirasuah itu. Ia justru mengatakan sedang melaksanakan ibadah Haji.

“Mohon maaf bang, saya sedang menunaikan ibadah Haji. Mohon doanya ya bang.” Ungkapnya.

Kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumut sendiri terus berkembang setelah KPK melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat, aparatur sipil negara, hingga pihak swasta yang diduga mengetahui proses penganggaran dan pelaksanaan proyek infrastruktur tersebut.

KPK menyatakan pengusutan dilakukan untuk mendalami dugaan penyimpangan proyek pembangunan jalan di wilayah Sumatera Utara.

Di tengah berkembangnya perkara itu, perhatian masyarakat justru tertuju pada sikap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang dinilai belum mengambil langkah konkret terhadap Dikky Anugerah. Sejumlah kalangan masyarakat mempertanyakan mengapa Dikky Anugerah masih tetap dipertahankan menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, meski namanya dikaitkan dalam pusaran penyidikan kasus korupsi proyek jalan tersebut.

Sorotan publik muncul karena sebelumnya terdapat sejumlah pejabat maupun aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang mengalami pencopotan, penonaktifan, hingga pergeseran jabatan ketika terseret persoalan tertentu. Kondisi itu memunculkan anggapan adanya perbedaan perlakuan terhadap pejabat tertentu di lingkup Pemprov Sumut.

Selain itu, kinerja Dikky Anugerah selama menjabat Kepala Bappelitbang Sumut juga turut menjadi bahan evaluasi sejumlah elemen masyarakat. Jabatan yang strategis dalam perencanaan pembangunan daerah dinilai seharusnya diisi figur yang memiliki rekam jejak kuat dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sejumlah aktivis antikorupsi dan elemen masyarakat sipil mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersikap terbuka kepada publik terkait isu yang berkembang. Mereka menilai transparansi diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemberantasan korupsi.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terkait sorotan publik tersebut. 

KPK juga belum menyampaikan status hukum Dikky Anugerah dalam perkara dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara yang saat ini masih dalam tahap pengembangan penyidikan.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Dedi Jaminsyah: Penertiban Galian C Ilegal Bentuk Instruksi Tegas Gubernur Sumut

MEDAN — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara mulai mengintensifkan pemetaan serta penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal atau galian C...

Buron Kasus Kredit Fiktif BRI Kutalimbaru Akhirnya Dibekuk Tim AMC Kejagung

MEDAN — Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung RI bersama Kejaksaan Negeri Medan berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi...

Polda Sumut Didesak Segera Tutup Lokasi Judi Tembak Ikan Milik Pipit dan Asen di Belawan

MEDAN - Polda Sumut didesak agar segera menutup lokasi judi permainan tembak ikan dan dingdong milik Pipit dan Asen yang berlokasi di wilayah Belawan,...

Acuhkan Perintah Tegas Gubsu Bobby Nasution, Proyek Pembangunan Hunian Mewah Pondok Indah Cemara Diduga Gunakan Tanah Timbun Galian C Ilegal Desa Ajibaho

MEDAN - Terkait Proyek Pembangunan Hunian Mewah Pondok Indah Cemara Gunakan Tanah Timbun Galian C Ilegal dari Dusun Vlll, Namo Cancan, Desa Ajibaho, Kec...

Karir Kilat Yoga Pratama: Dikasih Bobby Jabatan Kepala Biro PBJ Sumut, Dulu Sering Didemo Warga Belawan

Medan - Jabatan eselon II Pemprov Sumut kembali ramai diperbincangkan. Persoalannya karena sejumlah nama yang double job menduduki dua jabatan. Namun, ada juga nama eselon...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini