23.6 C
Medan
spot_imgspot_img

Kualitasnya Parah ! Ini Dia Penampakan Tas dan Sepatu SMP Rp.16 Miliar Oleh Disdikbud Medan.

Date:

Share:

MEDAN – Beginilah buruknya kualitas bantuan perlengkapan sekolah kembali mencoreng wajah dunia pendidikan di Kota Medan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan tercatat menganggarkan lebih dari Rp16 miliar pada Tahun Anggaran 2024 untuk pengadaan atribut siswa SMP kurang mampu. Ironisnya, kualitas tas dan sepatu yang diterima siswa dinilai jauh dari kata layak.

Berdasarkan penelusuran pada laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, anggaran tersebut terbagi dalam dua paket besar.

Pertama, paket penggandaan seragam sekolah siswa miskin SMP senilai Rp11.123.500.000 yang meliputi pakaian sekolah muslim, atribut seragam SMP, serta sepatu sekolah (Kode RUP 47965088).

Kedua, paket pengadaan tas ransel SMP sebesar Rp5.000.000.000 dengan volume pekerjaan 20.000 unit (Kode RUP 47965087).

Jika ditotal, anggaran yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp16 miliar, dengan jadwal pemanfaatan barang dari Juli hingga Desember 2024, serta pelaksanaan kontrak berlangsung sejak Maret hingga Juli 2024.

Namun fakta di lapangan justru berbanding terbalik dengan besarnya anggaran. Seorang wali murid siswa SMP swasta di Medan yang menerima bantuan tersebut mengaku kecewa. Tas ransel bertuliskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang diterima anaknya hanya mampu bertahan sekitar satu bulan, sebelum akhirnya rusak.

“Resleting tasnya sudah lepas, tidak bisa dipakai lagi. Padahal baru sebulan digunakan,” ujar orang tua murid tersebut, sembari meminta identitasnya dirahasiakan.

Tak hanya tas, sepatu sekolah bantuan juga menuai sorotan. Sepatu berwarna hitam bermerek “Black Yellow” dinilai memiliki kualitas biasa, bahkan terkesan murahan, dan tidak mencerminkan nilai anggaran yang digelontorkan pemerintah.

“Kami bersyukur ada bantuan dari pemerintah, tapi kualitasnya sangat disayangkan. Untuk anak sekolah, seharusnya barang yang diberikan bisa dipakai lama,” tambahnya.

Padahal sebelumnya, Pemerintah Kota Medan melalui Disdikbud dengan bangga menyerahkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah kepada 40.000 siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution di UPT SMP Negeri 1 Medan, Selasa (16/7/2024).

Dalam laporan resmi, Kepala Disdikbud Kota Medan Benny Sinomba Siregar, melalui Sekretaris Disdikbud Kiki Zulfikar, menyebutkan bantuan ini merupakan program yang telah berjalan untuk ketiga kalinya.

“Hari ini kita serahkan masing-masing 20.000 paket untuk siswa SD dan 20.000 paket untuk siswa SMP,” ujar Kiki Zulfikar saat itu.

Kini, kualitas bantuan tersebut justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Dengan anggaran miliaran rupiah, publik mempertanyakan standar pengadaan, pengawasan, serta transparansi Disdikbud Kota Medan dalam memastikan bantuan benar-benar layak dan bermanfaat bagi siswa kurang mampu.

Kasus ini juga bergulir di Kejaksaan Negeri Medan dan telah memanggil Pejabat berwenang yakni Sekretaris Disdikbud Medan yang juga PPTK untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi perlengkapan sekolah yang merugikan negara hampir Rp.1 miliar.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi Informasi tersebar, Tim Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penangkapan di...

Bersama Menjaga Situasi Kamtibmas di Sumut untuk Indonesia Emas: “Kritik Boleh, Anarkis Jangan”

MEDAN – Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Ari Gusti, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan...

Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026: Momentum Dongkrak Ekonomi dan Rebranding Citra Kota

MEDAN – Penunjukan Kota Medan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam...

Terungkap! Oknum Petinggi Bawaslu Sumut Diduga Manipulasi Data Pegawai untuk Ajukan Pinjaman Bank Pemerintah, Nilainya Disebut Capai Miliaran Rupiah

Medan – Dugaan praktik manipulasi data pegawai mencuat di lingkungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara. Sejumlah petinggi lembaga tersebut diduga mengubah status kepegawaian...

Garda Kamtibmas Desak Agus Copot Kakanwil Imigrasi Sumut Usai Pabrik Vape Narkotika Terungkap

Medan - Terbongkarnya pabrik narkotika jenis vape yang diduga dikendalikan warga negara asing (WNA) asal Singapura di Kota Medan memicu desakan keras terhadap Kementerian...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini