29 C
Medan

Juara 3 Asian Tattoo Internasional, Prestasi Fedricho Purba Masih Minim Sorotan

Date:

Share:

MEDAN – Seniman tato asal Medan, Fedricho Purba, berhasil meraih Juara 3 kategori Asian Tattoo pada ajang Inkverse Tattoo Competition 2026 di Jakarta, 30–31 Mei 2026.

Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara, dengan juri-juri ternama yang sudah berpengalaman panjang di industri tato.

Dalam persaingan ketat dan durasi pengerjaan hanya sekitar empat jam, Fedricho tampil membawa nama Sumatera Utara melalui karya Japanese Tattoo yang kuat secara teknik, karakter, dan komposisi.

Namun, prestasi yang seharusnya menjadi kebanggaan Sumatera Utara ini dinilai masih belum mendapat sorotan yang sebanding.

Fedricho, pemilik Medan Tattoo Studio, berharap pencapaian ini membuka mata banyak pihak bahwa seniman tato dari Sumut juga mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

“Saya juara bukan hanya untuk diri sendiri. Saya membawa nama Medan dan Sumatera Utara. Semoga prestasi ini tidak dianggap kecil, karena anak muda kreatif Sumut juga bisa bersaing di panggung besar,” ujar Fedricho.

Ia berharap ke depan pelaku industri kreatif non-konvensional seperti seni tato mendapat ruang, perhatian, dan dukungan yang lebih nyata.

“Kami siap berkarya. Jangan tunggu anak daerah diakui orang luar dulu baru dianggap berharga di rumah sendiri,” tambahnya.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini