27 C
Medan

AKTA: Kapolri Harus Turun Tangan, Usut Dugaan Jaringan Perjudian Kelas Kakap yang Seret Nama AK dan E

Date:

Share:

Medan – Aliansi Aktivis Kota (AKTA) mendesak Kapolri untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polresta Deli Serdang, khususnya Kapolresta dan Kasat Reskrim, terkait dugaan maraknya praktik perjudian yang disebut-sebut dikendalikan oleh oknum berinisial AK (Aseng Kayu) dan E (Edi) di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

AKTA menilai, apabila aktivitas perjudian tersebut benar masih berlangsung secara terbuka dan berkelanjutan, maka hal itu menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas penegakan hukum di wilayah hukum Polresta Deli Serdang. 

Masyarakat berhak mendapatkan kepastian bahwa tidak ada bentuk pembiaran maupun perlindungan terhadap aktivitas yang melanggar hukum.

Koordinator AKTA, Ari Gusti, menyatakan bahwa keberadaan praktik perjudian yang terus menjadi perbincangan publik tidak boleh dianggap sebagai isu biasa. Aparat penegak hukum harus mampu menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas segala bentuk perjudian tanpa pandang bulu.

“Kapolri harus turun tangan. Jangan sampai muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa praktik perjudian dapat beroperasi tanpa hambatan karena adanya pembiaran dari aparat. Jika dugaan tersebut tidak benar, maka buktikan dengan tindakan penegakan hukum yang tegas dan transparan,” tegas Ari Gusti.

AKTA menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. 

Ketika muncul dugaan kuat adanya aktivitas perjudian yang terus beroperasi di suatu wilayah, maka pimpinan kepolisian setempat wajib memberikan penjelasan dan menunjukkan langkah konkret dalam penindakan.

Lebih lanjut, AKTA meminta Divisi Propam Polri, Itwasum Polri, dan Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan serta pengawasan terhadap penanganan dugaan praktik perjudian di Deli Serdang guna memastikan tidak ada oknum yang menyalahgunakan kewenangan atau mencederai integritas institusi Polri.

Sebelumnya, Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menggelar aksi di Mabes Polri yang berada di Jalan Jalan Trunojoyo Nomor 3, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/26) siang.

Dalam orasinya AKTA mendesak Kapolri melakukan evaluasi terhadap jajaran Polresta Deli Serdang menyusul berkembangnya dugaan aktivitas perjudian milik oknum AK dan E yang disebut masih menjadi perhatian masyarakat di wilayah Kabupaten Deli Serdang karna terus beroprasi dan seolah tidak takut oleh aparat penegak hukum.

Terpisah, Kapolres Deli Serdang Kombes Pol Hendri Lesmana, S.I.K, M.SI dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang AKP Marvel Stefanus Arantes Ansanay saat dikonfirmasi lewat jejaring pesan daring terlihat kompak bungkam meski tampak pesan contreng dua.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini