27.6 C
Medan

Diduga Penimbunan Solar Subsidi di Sampali Bebas Beroperasi, Puluhan Armada Terlibat Melansir

Date:

Share:

Deli Serdang – Dugaan aktivitas penimbunan dan pengolahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Damarwulan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, kembali mencuat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, gudang tersebut diduga masih beroperasi dan disebut telah berganti pengelola. Jika sebelumnya aktivitas di lokasi itu dikaitkan dengan sejumlah pihak yang disebut bernama Hendrik dan Agus, kini pengelolaan gudang disebut-sebut telah beralih kepada dua orang yang dikenal dengan nama panggilan “Napit” dan “Dugong”.

Salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku aktivitas di lokasi tersebut sempat berhenti sebelum kembali beroperasi.

“Dulu memang dikelola pihak yang lama. Sempat tutup, kemudian beroperasi lagi dan sekarang disebut dikelola oleh Napit dan Dugong. Informasinya, Napit mengelola gudang, sementara Dugong mengoordinasikan kendaraan pengangkut. Untuk pemodalnya disebut-sebut seseorang bermarga Sirait,” ujar sumber kepada media, Jumat (12/6/2026).

Menurut sumber tersebut, aktivitas di gudang diduga telah berlangsung cukup lama. Ia menyebut sejumlah kendaraan tangki dengan berbagai warna dan jenis kerap keluar masuk lokasi, terutama pada malam hari.

Selain itu, sumber juga mengungkapkan bahwa di dalam gudang diduga terdapat peralatan yang digunakan untuk pemindahan maupun pengolahan BBM dari kendaraan tangki ke kendaraan lainnya. Namun, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber yang sama turut menyebut adanya dugaan penggunaan truk yang telah dimodifikasi untuk mengumpulkan solar bersubsidi dari sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sebelum dibawa ke gudang dan selanjutnya didistribusikan kembali.

Dugaan tersebut disebut berkaitan dengan praktik pengisian solar bersubsidi secara berulang di sejumlah SPBU di wilayah Kota Medan. Beberapa jenis kendaraan pribadi, seperti Pajero, Fortuner, Innova Reborn, dan Kijang Innova, disebut-sebut digunakan sebagai kendaraan pengangkut atau “langsir”. Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Sejumlah SPBU di kawasan Titi Sewa, Jalan Letda Sujono, dan Jalan HM Yamin, Medan, turut disebut dalam informasi yang beredar sebagai lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas kendaraan pengangkut BBM tersebut.

Selain itu, beredar pula informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum di SPBU melalui pemberian imbalan tertentu dari setiap transaksi. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti yang dapat menguatkan informasi tersebut dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini