27.6 C
Medan

Bersama Menjaga Situasi Kamtibmas di Sumut untuk Indonesia Emas: “Kritik Boleh, Anarkis Jangan”

Date:

Share:

MEDAN – Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Ari Gusti, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Ari Gusti saat menjadi pembicara dalam kegiatan diskusi bersama mahasiswa, aktivis kampus, dan sejumlah tokoh pemuda di Kota Medan, Minggu, (28/06/2026). 

Dalam forum yang berlangsung interaktif itu, Ari menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Namun, menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara bijaksana, santun, dan tetap mengedepankan kepentingan bersama.

“Kritik boleh, anarkis jangan. Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga untuk menyampaikan pendapat, tetapi jangan sampai tindakan yang dilakukan justru merugikan masyarakat dan mengganggu keamanan,” ujar Ari Gusti.

Ia menilai kritik merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, kritik seharusnya lahir dari kepedulian terhadap kemajuan bangsa, bukan didorong oleh rasa kebencian ataupun kepentingan yang berpotensi memecah persatuan.

Menurutnya, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran strategis dalam memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah maupun pemangku kebijakan.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah poin penting turut menjadi perhatian peserta, di antaranya:

Menyampaikan aspirasi harus dilakukan dengan baik, santun, dan bijaksana.Kritik harus menjadi bentuk kontrol sosial yang membangun, bukan dilandasi kebencian.

Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Generasi muda diharapkan berperan aktif menjaga persatuan dan stabilitas demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Ari menambahkan, stabilitas keamanan menjadi salah satu fondasi utama dalam mendukung pembangunan nasional. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan, investasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan sulit berjalan secara optimal.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga Sumatera Utara tetap aman, damai, dan kondusif. Dengan persatuan, kedewasaan dalam berdemokrasi, serta semangat kebangsaan, kita dapat bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,”pungkasnya.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini