27.6 C
Medan

Warga Asrama TNI Diamankan petugas, Kedapatan Bawa Satu Kilogram Sabu-Sabu Di Terminal Bus

Date:

Share:

Medan – Seorang pria bernama M Iqbal (53), beralamat di Asrama TNI Angkatan Darat (AD) Glugur Hong, Kelurahan Sidorame Barat 1, Kecamatan Perjuangan, terpaksa meringkuk dibalik jeruji besi. Ia ditangkap personel Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut, karena kedapatan membawa 1 Kilogram sabu-sabu. Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Thomy Aruan mengatakan, Iqbal ditangkap di dalam bus tujuan Medan – Aceh, atau tepatnya di loket bus PT Bintang Lestari, di Jalan Gagak Hitam, Ring Road, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Thommy menyebut, pengungkapan ini merupakan hasil analisis, intaian mereka setelah melihat beberapa pola peredaran narkoba beberapa waktu lalu. “ini merupakan analisa kita terhadap beberapa pengiriman barang dari wilayah Sumatera Utara, khususnya Medan, ke antar provinsi,”kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Thomy Aruan, Kamis (2/7/2026).

Polisi mengatakan, pengiriman narkoba jenis sabu-sabu melalui jalur darat, khususnya menggunakan bus masuk kategori sering, namun sulit terungkap. Namun, pada Selasa 2 Juni lalu, berdasarkan laporan informan Subdit I, mereka mendapat informasi adanya pengiriman narkoba di lokasi. Dari laporan tersebut personel Polisi bergerak memeriksa penumpang bus jenis Toyota Hiace BL 7436 JH dan barang bawaan penumpang. Begitu memeriksa tas yang dibawa tersangka, langsung terlihat bungkusan teh China warna kuning diselipkan dalam pakaian.

Saat dibuka, ternyata isinya serbuk diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 Kilogram. “Pada saat kita lakukan penangkapan, penggeledahan terhadap barang bawaannya, dan benar didapati di barang bawaannya itu yang disamarkan dalam barang-barang seperti pakaian, itu sudah disimpan satu bungkusan yang diduga berisi sabu,”sambungnya.

Mantan Kasat Narkoba Polrestabes Medan ini menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, ia disuruh seseorang berinisial PAL, untuk mengirimkan sabu-sabu ke Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Apabila berhasil membawanya, akan diberikan upah sebesar Rp 5 juta. Tersangka juga mengaku sudah 3 kali mengirimkan narkoba dari Kota Medan, ke Provinsi Aceh. Saat ini Polisi masih mendalami, dan memburu bos diatas tersangka M Iqbal untuk mengungkapkan jaringan narkoba tersebut.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini