29 C
Medan

Ketua Tim Task Force Hanura : Mau Jadi Bupati, Jangan Cuma Bermimpi, Bangun Mesin Politik

Date:

Share:

Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella menyentil kader partainya yang memiliki ambisi maju sebagai kepala daerah maupun calon anggota legislatif tetapi belum serius membangun mesin politik hingga tingkat kecamatan.

Rio menegaskan, ambisi politik tidak cukup hanya dengan keinginan. Kader harus membangun jaringan dan struktur partai hingga ke tingkat bawah agar memiliki basis dukungan ketika momentum Pemilu tiba.

“Anda mau mimpi jadi Bupati, membangun Aceh nggak bisa. Cari orang lima di tiap kecamatan nggak bisa. Bagaimana cari suara untuk jadi Bupati? Itu nggak mungkin,” kata Rio saat Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force Partai Hanura di Hotel Le Polonia, Medan, Sumatera Utara, Senin (10/8/2026).

Menurut Rio, struktur partai di tingkat kecamatan merupakan bagian penting dari mesin politik yang akan menentukan kekuatan Hanura dalam menghadapi Pemilu 2029. “Itu jadi mesin politik saudara-saudara nanti pada saatnya,” tegasnya.

Rio juga menyentil kader Hanura yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD agar memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memperkuat struktur partai. Ia mengingatkan, perpanjangan masa jabatan anggota DPRD hingga proses pelantikan hasil Pemilu 2029 seharusnya menjadi kesempatan untuk bekerja lebih maksimal.

“Yang anggota dewan, bersyukur kalian nambah dua setengah tahun. Sudah gratis dua setengah tahun, nggak mau bikin papan PAC, kita pecat,” tegas Rio. 

Rio memastikan DPP Hanura memberikan dukungan untuk mempercepat konsolidasi organisasi di daerah. Bantuan tersebut, kata dia, diberikan kepada seluruh DPC dan DPD Hanura. “Kita bagi sekarang ini. Kita bagikan uang ke seluruh Indonesia, bukan cuma Sumut dan Banten saja,” sebut ia. 

Rio menegaskan dukungan tersebut menjadi bukti Hanura serius memperkuat mesin partai menjelang Pemilu 2029. Ia meminta kader tidak lagi memandang Hanura sebagai partai kecil dan meragukan kemampuan partai untuk bangkit.

“Jangan juga anggap kita ini partai kecil. Boleh saja hari ini kecil, tapi kita punya nyali besar seperti partai-partai besar lainnya,” tegasnya.

Rio juga meminta kader tidak menjadikan persoalan finansial sebagai alasan untuk tidak bergerak. Menurutnya, partai membutuhkan kader yang memiliki semangat juang dan mampu memanfaatkan dukungan yang tersedia untuk membangun kekuatan politik di daerah.

“Kita butuh para pejuang. Kalau saudara-saudara punya uang masing-masing Rp 2-3 miliar, Rp 5 miliar untuk jadi anggota dewan, itu biasa. Dengan uang sedikit ini bisa eksekusi DPRD itu yang orang kerjakan,” beber eks politisi partai NasDem itu. 

Karena itu, Rio meminta seluruh kader yang mengikuti konsolidasi membawa pulang semangat optimisme. 

“Sepulang dari sini sampaikan salam kepada keluarga di rumah, kepada para kader partai kita di tempat saudara masing-masing,” pungkas Rio.

Adapun kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Task Force Hanurani Prajanto, 

Bendahara Task Force Indah Sri Rezeki, dua anggota Task Force Yossie Indra Pramana dan Ratna ester Lumban Tobing, serta Ketua Umum Laskar Muda Hanura Heru Margi Pangestu.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini