29 C
Medan

Wali Kota Medan Raih LPM Award 2026, Dinilai Komitmen Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Date:

Share:

MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meraih LPM Award 2026 atas dukungannya terhadap pemberdayaan masyarakat desa/kelurahan mandiri serta pembangunan menuju Indonesia maju.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP LPM RI kepada Pemerintah Kota Medan. Wali Kota Medan diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan, dalam acara yang berlangsung di Bandung, Jumat (7/8/2026).

Terpisah, Ketua DPD LPM Kota Medan Muhammad Reza mengaku bangga atas penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Medan tersebut.

Menurut Reza, penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas perhatian dan keseriusan Wali Kota Medan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat serta pembangunan yang partisipatif.

“LPM merupakan mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan. Karena itu, kami tentu bangga dengan penghargaan ini,” ujar Reza.

Ia menyebut, dari sekitar 416 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 14 daerah yang menerima LPM Award 2026. Kota Medan menjadi salah satu daerah yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Reza juga menilai sejumlah perubahan telah terlihat di Kota Medan, mulai dari kebersihan kota, peningkatan kesejahteraan sosial, pelayanan publik, pendidikan, hingga pemeliharaan infrastruktur seperti jalan dan drainase.

Tanggapi Kritik Legislatif

Terkait kritik salah seorang anggota legislatif Kota Medan, Godfried Efendi Lubis, terhadap kinerja Wali Kota Medan, Reza mengingatkan agar setiap kritik disampaikan berdasarkan data dan fakta.

“Kami sangat menghormati dan mendukung fungsi legislatif. Namun, kritik hendaknya disampaikan berdasarkan data dan fakta, bukan sekadar asumsi. Kita harus objektif dan realistis dalam melihat perkembangan Kota Medan,” katanya.

Menurut Reza, saat ini Pemerintah Kota Medan telah melakukan berbagai terobosan. Pembangunan, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup penguatan ekonomi masyarakat, ruang kreatif, UMKM, budaya, serta berbagai program yang mendorong aktivitas masyarakat.

Ia juga menyinggung capaian investasi Kota Medan pada 2025 yang disebutnya telah melampaui target hingga sekitar 200 persen.

“Ini menunjukkan adanya ketertarikan investor terhadap Kota Medan. Kita juga memiliki berbagai program yang mendorong ekonomi agar terus bergerak dan tumbuh,” ujar Reza.

Selain itu, pengembangan ruang kreatif dan UMKM terus dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk Car Free Day (CFD), Car Free Night (CFN) serta pengembangan kebudayaan.

“Ini merupakan bukti bahwa pembangunan yang dilakukan tidak sekadar ceremonial. Ada upaya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, mengembangkan kreativitas dan UMKM, serta membangun Kota Medan secara lebih menyeluruh,” pungkasnya.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini