29 C
Medan

Massa Pati Bersatu Bubar Usai Audiensi, Mahasiswa GERAM Lanjutkan Aksi di Depan DPR RI

Date:

Share:

JAKARTA — Suasana unjuk rasa di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, berganti babak pada Kamis (27/8/2026). Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah membubarkan diri secara damai usai melaksanakan audiensi dengan pihak DPR RI. Tongkat aksi kemudian beralih kepada kelompok mahasiswa yang bersiap melanjutkan demonstrasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung memastikan seluruh massa asal Pati telah diantar pulang oleh personel kepolisian tanpa ada paksaan. “Mereka telah selesai melaksanakan audiensi bersama-sama. Bubarnya dapat dipastikan bukan hasil tindakan paksa aparat,” tegas Reynold.

Polisi juga menegaskan tidak ada peserta aksi yang ditahan tanpa alasan. Sejumlah orang hanya diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam dan diduga terlibat tindakan pencopetan. “Identitasnya sedang diproses, dibawa langsung tadi,” jelasnya.

Meski massa AMPB telah meninggalkan lokasi, pengamanan di kawasan Senayan dan sekitarnya tetap diperketat. Pasalnya, gelombang aksi selanjutnya segera tiba. Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (GERAM) dijadwalkan memulai aksinya pada pukul 14.00 WIB dengan perkiraan jumlah massa mencapai seribu orang.

Koordinator Aksi GERAM, Ahmad Mixel M.I, menegaskan aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan wujud pengawasan langsung publik terhadap kinerja legislasi, pengawasan, dan anggaran DPR RI. Pihaknya mendesak pimpinan DPR RI hadir langsung untuk berdialog secara terbuka dengan massa. “Jika tuntutan ditolak, konsolidasi gerakan dijanjikan akan lebih besar,” ujarnya.

GERAM membawa sepuluh tuntutan utama, antara lain: desakan pertanggungjawaban terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, penghentian program Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG), penolakan kebijakan pajak yang membebani rakyat kecil, serta tuntutan pendidikan dan layanan kesehatan gratis.

Selain itu, mereka juga menyerukan kenaikan upah buruh, penetapan status bencana nasional bagi wilayah terdampak di Sumatera dan NTT, perlindungan hak pekerja rumah tangga, penghapusan militerisasi ruang sipil, pembebasan tahanan politik, hingga penyitaan aset hasil korupsi. Koalisi GERAM menghimpun lebih dari 14 organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil, di antaranya DPM UNUSIA, Aliansi Mahasiswa Universitas Terbuka, BEM Universitas Trilogi, Serikat Mahasiswa Indonesia, dan Serikat Tahanan Politik.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini