32.8 C
Medan
spot_imgspot_img

PMP-SU Gelar Aksi di Kejati Sumut, Tuntut Pengusutan Dugaan Jual Beli Proyek Sekda Kota Binjai

Date:

Share:

Medan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Sumatera Utara (PMP-SU) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Kamis (29/1/2026). Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan kekecewaan dan kemarahan atas dugaan praktik jual beli proyek di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya tangkapan layar bukti transfer dana senilai Rp100 juta dari seseorang berinisial JW, yang diduga sebagai pihak kontraktor, kepada AR yang disebut-sebut merupakan staf Sekda Kota Binjai.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang beredar, AR diduga melaporkan kepada Sekda Kota Binjai bahwa JW telah mengirimkan dana sebesar Rp100.000.000. Mahasiswa menilai hal tersebut patut diduga sebagai indikasi penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan proyek pemerintah.

Koordinator Aksi PMP-SU, Tegar Sianipar, dalam orasinya meminta Kejati Sumut menunjukkan komitmen nyata dalam penegakan hukum.

“Kami meminta bukti nyata komitmen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk segera memanggil dan memeriksa Sekda Kota Binjai. Dugaan ini berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan harus diusut secara transparan,” tegas Tegar.

Senada dengan itu, Koordinator Lapangan aksi, Hamsar Hasibuan, menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih.

“Kejaksaan harus bertindak tegas dan tidak tebang pilih. Setiap proses pembangunan harus berpihak kepada kepentingan rakyat, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa tersebut mendapat tanggapan dari pihak Humas Kejati Sumut. Perwakilan Kejati menyampaikan bahwa aspirasi dan laporan yang disampaikan mahasiswa akan dipelajari dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., saat dikonfirmasi awak media lewat pesan singkat WhatsApp tidak merespons apapun alias bungkam.

Di akhir aksi, PMP-SU menyatakan akan kembali menggelar unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih besar apabila dugaan kasus tersebut tidak segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Al Wasliyah Medan Nyatakan Dukungan Perpres 111/2025, Dorong Lahirnya Perda Larangan Aktivitas LGBTQ

Medan - Pengurus Daerah (PD) Al Jam'iyatul Washliyah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum...

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi Informasi tersebar, Tim Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penangkapan di...

Bersama Menjaga Situasi Kamtibmas di Sumut untuk Indonesia Emas: “Kritik Boleh, Anarkis Jangan”

MEDAN – Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Ari Gusti, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan...

Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026: Momentum Dongkrak Ekonomi dan Rebranding Citra Kota

MEDAN – Penunjukan Kota Medan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam...

Terungkap! Oknum Petinggi Bawaslu Sumut Diduga Manipulasi Data Pegawai untuk Ajukan Pinjaman Bank Pemerintah, Nilainya Disebut Capai Miliaran Rupiah

Medan – Dugaan praktik manipulasi data pegawai mencuat di lingkungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara. Sejumlah petinggi lembaga tersebut diduga mengubah status kepegawaian...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini