27 C
Medan

Inisial DR Diduga Otak Di Balik Pengaturan Proyek Meubelair Disdik Sumut

Date:

Share:

Medan — Dugaan pengaturan proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) kembali menjadi sorotan publik. Seorang kerabat pejabat penting di Sumut berinisial DR disebut-sebut ikut berperan dalam pengondisian proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, proyek pengadaan meubelair untuk sekolah tingkat SMA sederajat itu saat ini tengah dalam tahap pengerjaan. Proyek tersebut diduga dikerjakan oleh seorang pengusaha berinisial Mbeng, yang disebut-sebut membawa nama oknum aparat penegak hukum untuk memperoleh pekerjaan di lingkungan Disdik Sumut.

Sumber yang enggan disebutkan namanya menyebut, DR diduga menjadi pihak yang mempertemukan Mbeng dengan seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial Fai, yang disebut memiliki peran dalam pembagian proyek di Disdik Sumut.

Nama DR sendiri sebelumnya sempat mencuat dalam pemberitaan terkait perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Topan Ginting. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum mengenai status hukum maupun keterlibatan yang bersangkutan dalam perkara lain.

Menanggapi informasi tersebut, Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Ari Gusti, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak-pihak yang disebut dalam pengaturan proyek tersebut.

“KPK harus serius dan transparan dalam penanganan kasus korupsi yang diduga melibatkan salah satu kerabat orang nomor satu di Sumut. Segera buru dan dapatkan informasi kesaksian dari saudara DR. Jangan mau intervensi dari pihak manapun,” ujar Ari Gusti kepada wartawan, Jumat (15/5).

Menurut Ari, publik berhak mempertanyakan dugaan adanya pihak tertentu yang tetap memiliki pengaruh terhadap proyek-proyek pemerintah, meskipun namanya sebelumnya sempat dikaitkan dengan penanganan perkara oleh KPK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si., belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Pesan konfirmasi yang dikirim wartawan melalui aplikasi WhatsApp telah terkirim contreng dua, namun belum mendapat jawaban hingga berita ini diturunkan.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini