24.5 C
Medan

Kinerjanya Hanya Sebatas Pencitraan, Elemen Mahasiswa Desak Kapolri dan Kapolda Copot Kapolrestabes Medan

Date:

Share:

Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara dan Kota Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk markas Polda Sumatera Utara (Sumut), Senin (9/2).

Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan mahasiswa itu mendesak agar Kapolri, Kapolda Sumut untuk segera mencopot Kapolrestabes Medan yang dijabat Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak karena kinerjanya hanya sebatas pencitraan.

“Kita hadir disini (Polda Sumut) bukan tanpa alasan. Kita hadir karena mencium aroma busuk dari ketidakadilan yang dipraktikkan oleh Kapolrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar koordinator aksi, Cristio Djorgi Situmorang, saat menyampaikan aspirasinya.

Ia mengungkapkan, hukum di Kota Medan telah diputarbalikkan menjadi alat kekuasaan. Padahal, instrumen hukum seperti Pasal 28 UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 dengan tegas menjamin hak kita untuk bersuara.

“Namun kenyataannya transparansi hanya menjadi slogan kosong. Kami menilai kinerja Kapolrestabes Medan saat ini dipenuhi ketidaksungguhan dimana aduan masyarakat diabaikan, sementara oknum-oknum tertentu mendapat keistimewaan hukum,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cristio menerangkan bahwa Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak tidak transparan dalam penegakkan hukum. Seperti penindakan judi online yang bandarnya masih bebas berkeliaran. Kemudian pemberian lokasi sarang maksiat dan narkoba di tempat hiburan lama serta penggerebekan narkoba di kawasan Jermal 15 hanya sebatas pencitraan.

“Ada pejabat eks Camat Medan Maimun yang diduga merampok uang negara miliaran rupiah untuk bermain judi online. Tetapi tidak ada tindakan dari Kapolrestabes Medan dan tidak berlaku kepada pejabat. Tetapi kalau masyarakat bahwa yang bermain judi online langsung ditangkap,” terangnya seraya menyebutkan untuk penggerebekan kawasan Jermal 15 sampaikan sekarang ini bandar besarnya tidak pernah ditangkap.

“Hukum di Kota Medan tidak lebih dari sekadar “Pisau Dapur” tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak ternyata Polrestabes Medan telah berubah menjadi institusi yang penuh pencitraan tanpa nyali untuk menyentuh para penguasa dan bandar besar,” beber Cristio.

Usai menyampaikan orasinya, Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara dan Kota Medan mendesak Kapolda Sumut segera merekomendasikan pencopotan terhadap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto.

“Mendesak Komisi III DPR RI memanggil Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan menggelar rapat dengar pendapat karena banyaknya ketimpangan hukum yang terjadi di Kota Medan yang dapat merusak citra Polri di masyarakat. Medan darurat keadilan dan tegakkan supremasi hukum yang merata,” pungkasnya.

(ben/kanalpost.id)

spot_img

━ more like this

41.816 Water Meter Tirtanadi Puluhan Miliar Disorot, DPP Hari Desak Kejati Bongkar Dugaan Permainan Pengadaan!

MEDAN – Pengadaan 41.816 unit water meter atau meteran air oleh Perumda Tirtanadi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah...

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini