27.6 C
Medan

Pemindahan Tahanan ke Nusakambangan Tuai Polemik, BADKO HMI SUMUT: Jangan Abaikan Asas Praduga Tak Bersalah

Date:

Share:

Rantau Prapat – Informasi mengenai dugaan pemindahan seorang warga binaan berstatus tahanan (belum inkrah) ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan memantik tanda tanya besar. 

Isu ini bukan sekadar kabar administratif, tetapi berpotensi menyentuh prinsip dasar hukum yang tak boleh dipandang remeh.

Kabid PTKP BADKO HMI SUMUT, Hardian Tri Syamsuri, melontarkan kritik keras atas situasi tersebut. 

Ia menegaskan, jika benar pemindahan dilakukan terhadap tahanan yang belum berkekuatan hukum tetap, maka publik berhak mendapatkan penjelasan terang-benderang.

“Status tahanan itu jelas, belum inkrah. Artinya, asas praduga tak bersalah masih melekat. Jangan sampai ada kebijakan yang justru menimbulkan kesan seolah-olah seseorang telah diperlakukan seperti narapidana yang sudah diputus bersalah,” tegas Hardian.

Menurutnya, kebijakan pemindahan ke Nusakambangan bukan perkara ringan. Lapas Super Maximum Security identik dengan pengamanan tingkat tinggi dan perlakuan khusus, sehingga dasar hukum dan prosedurnya wajib disampaikan secara terbuka.

“Ini bukan sekadar soal dipindahkan atau tidak. Ini soal kepastian hukum. Jika prosedur dan pertimbangannya tidak dijelaskan, wajar bila publik mempertanyakan,” ujarnya.

BADKO HMI SUMUT juga menyoroti mekanisme penentuan kategori risiko tinggi (high risk) yang kerap dijadikan alasan pemindahan warga binaan. Hardian mengingatkan, label high risk tidak boleh menjadi justifikasi tanpa parameter yang jelas dan akuntabel.

“Penetapan high risk harus berbasis penilaian objektif, bukan asumsi. Terlebih jika diterapkan kepada tahanan yang proses hukumnya belum selesai,” katanya.

Ia menilai, transparansi dari pihak lembaga pemasyarakatan menjadi krusial untuk meredam spekulasi liar. Minimnya penjelasan resmi justru berpotensi memperbesar polemik dan memunculkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Lembaga pemasyarakatan adalah institusi negara. Setiap kebijakan yang menyangkut hak-hak warga binaan harus dapat dipertanggungjawabkan, bukan dibiarkan menjadi isu simpang siur,” ucap Hardian.

Hardian pun mendesak pihak Lapas Kelas IIA Rantau Prapat segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan kegaduhan publik.

“Jangan sampai keheningan justru memicu persepsi negatif. Klarifikasi itu bukan pilihan, tetapi kewajiban moral dan institusional,” pungkasnya.

Terpisah, Indra Kesuma Humas Kanwilkemenimipas Sumut saat dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp belum memberikan tanggapan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak lapas terkait informasi pemindahan tersebut.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini