29 C
Medan

Hari ke-9 Pelaksanaan Ramadan Fair XX Medan Masih Menjadi Favorit Warga Berburu Kuliner Saat Ramadan

Date:

Share:

Perhelatan Ramadan Fair XX Kota Medan kembali digelar sebagai bagian dari agenda rutin selama bulan suci Ramadan. Kegiatan yang telah berlangsung selama dua dekade ini dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026) hingga Senin (16/3/2026) di Taman Sri Deli, Medan, Sumatera Utara.

Sejumlah warga Kota Medan kabupaten/kota Sumatera Utara yang datang mengunjungi acara tersebut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Ramadan Fair tahun ini, terutama dari sisi kenyamanan tempat dan ragam kuliner yang tersedia. Dimana panggung dapat dinikmati oleh pengunjung

Salah seorang pengunjung, Shafira, warga Desa Marindal, Kabupaten Deli Serdang, mengaku hampir setiap tahun menyempatkan diri datang ke Ramadan Fair. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini terasa lebih nyaman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Setiap tahun saya hampir tidak pernah absen datang ke Ramadan Fair ini. Tapi kali ini tempatnya terasa lebih nyaman untuk nongkrong, dan ada juga makanan-makanan baru yang menurut saya lebih enak,” ujar Shafira saat ditemui di lokasi Ramadan Fair XX, Kamis (5/3) malam.

Meski demikian, ia menyarankan agar panitia menambah fasilitas pendingin seperti kipas angin mengingat kondisi cuaca di Kota Medan yang sedang cukup panas.

“Cuaca di Medan lagi panas-panasnya. Mungkin bisa ditambah lagi kipas angin supaya pengunjung bisa lebih nyaman,” tambahnya.

Hal senada disampaikan rekannya, Riska Nabila. Ia menilai suasana Ramadan Fair tahun ini cukup nyaman bagi pengunjung. Namun, ia berharap kebersihan fasilitas umum, khususnya toilet, dapat terus dijaga oleh panitia.

“Biasanya sebelum mengunjungi suatu tempat saya selalu ke toilet dulu. Untuk ukuran toilet umum, kebersihannya sudah cukup standar,” kata Riska.

Ia berharap panitia dapat meningkatkan perawatan fasilitas tersebut agar pengunjung merasa lebih nyaman.

“Kami berharap toilet bisa rutin dibersihkan oleh petugas. Kalau bersih tentu pengunjung juga lebih nyaman. Kalau bisa juga jumlahnya ditambah supaya tidak terlalu lama antre,” ujarnya.

Selain itu, Riska juga mengapresiasi respons cepat petugas kebersihan yang terlihat sigap membersihkan sampah di area pengunjung.

“Tadi kami lihat ada petugas yang langsung menyapu ketika melihat sampah berserakan di sekitar tempat kami duduk. Hal seperti ini sebaiknya terus dipertahankan sampai Ramadan Fair selesai,” tuturnya.

Pada penyelenggaraan tahun 2026 ini, Ramadan Fair diikuti sekitar 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran para pelaku UMKM tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memberikan ruang promosi bagi produk kuliner dan usaha masyarakat selama bulan Ramadan.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini