26 C
Medan

Pernyataan Kabid Parkir Medan Viral, Rekam Jejak Lama Kembali Disorot Publik, Dicopot Bobby, Diangkat Rico Waas!

Date:

Share:

Medan — Pernyataan Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dinas Perhubungan Kota Medan, Kesmedi Sianipar, viral di media sosial dan memicu gelombang reaksi dari masyarakat. Beragam komentar netizen membanjiri unggahan yang memuat pernyataannya, menandakan tingginya perhatian publik terhadap isu pengelolaan parkir di Kota Medan.

Sorotan terhadap Kesmedi bukan tanpa alasan. Ia diketahui pernah menjabat sebagai Kabid Parkir pada masa kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Namun, jabatannya dicopot akibat polemik dugaan pungutan liar (pungli) serta praktik “double mandat” parkir yang terjadi di kawasan Jalan Setiabudi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, tepatnya di depan kantor Bank BNI pada 24 Januari 2022.

Pasca pencopotan tersebut, posisi Kabid Parkir kemudian diisi oleh Nikmal Fauzi yang dilantik pada 4 Februari 2022. Pergantian itu sempat diharapkan menjadi momentum pembenahan tata kelola parkir di Kota Medan yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Namun, dinamika kembali mencuat ketika pada masa kepemimpinan Wali Kota Medan saat ini, Rico Waas, Kesmedi Sianipar justru kembali dipercaya menduduki posisi strategis tersebut. Keputusan ini memunculkan tanda tanya di tengah publik, mengingat rekam jejak yang bersangkutan sebelumnya.

Kondisi ini dinilai ironis oleh sejumlah kalangan. Di tengah persoalan parkir yang masih kompleks. Mulai dari maraknya juru parkir liar hingga dugaan pungli, pengangkatan kembali figur lama dengan catatan kontroversial dinilai berpotensi memperlemah kepercayaan masyarakat terhadap upaya reformasi tata kelola parkir.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa, Mahdayan Tanjung, menilai persoalan ini bukan sekadar menyangkut jabatan, melainkan menyentuh aspek kepercayaan publik. 

“Ini bukan sekadar persoalan jabatan, tapi soal kepercayaan publik yang dipertaruhkan. Pemerintah Kota Medan tidak boleh menutup mata terhadap rekam jejak pejabat yang pernah tersandung polemik pungli. Apalagi jika yang bersangkutan kembali diberi kepercayaan pada jabatan yang sama, tentu ini menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa apabila praktik lama kembali terulang, publik berhak mempertanyakan komitmen pemerintah dalam memberantas mafia parkir. 

“Jika praktik lama kembali berulang, maka publik berhak mempertanyakan keseriusan pemerintah. Jangan sampai kebijakan ini justru memperkuat dugaan bahwa reformasi hanya sebatas slogan,” tegasnya.

Sejumlah warga berharap Pemerintah Kota Medan dapat memberikan penjelasan terbuka terkait dasar pertimbangan pengangkatan tersebut. Transparansi dinilai penting guna memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar berorientasi pada perbaikan sistem, bukan sekadar rotasi jabatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Medan maupun dari Kesmedi Sianipar terkait polemik yang berkembang di ruang publik.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini