25.2 C
Medan
spot_imgspot_img

Biadab! Dugaan Pelecehan Anak Buah Kapolrestabes Medan Menguap Lagi, Begini Kronologi Menurut Korban

Date:

Share:

Medan – Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan anak buah dari Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kini mengisahkan cerita pilu.

Icha Ananda Syafitri, selaku korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum Polrestabes Medan yang saat ini tengah menjalani hukuman sebagi pelaku pencurian menceritakan kejadian yang membuatnya trauma berat.

“Dugaan pelecehan itu terjadi saat saya diperiksa oleh SDS pada hari Sabtu pukul 02.30 WIB tanggal 10 Januari 2026 bertempat di ruang Resmob Polrestabes Medan dengan dugaan perkara tindak pidana pencurian,” ucap Icha di rutan saat didampingi kuasa hukumnya.

Adapun bentuk pelecehan yang dialami oleh Icha diduga dilakukan oleh penyidik berinisial SDS.

“Pada awalnya SDS mengajak saya bercerita mengenai keluarga saya, sambil membuat BAP. Setelah beberapa lama saya merasa sedih karena pembicaraan tersebut, SDS kemudian menarik badan saya untuk memeluknya. Saya berontak tapi tetap ditarik paksa olehnya,” bebernya.

Setelah kejadian itu, penyidik Satreskrim Polrestabes Medan ini melanjutkan pemeriksaan. Sewaktu pukul 03.30 WIB pemeriksaan selesai. SDS berpindah posisi duduk.

“Yang awalnya SDS duduk di meja kerjanya kemudian beralih ke meja rekannya. Disitu SDS menyuruh saya untuk istirahat. Belum berapa lama SDS menyuruh saya untuk istirahat. Kemudian SDS menarik kursi saya untuk mendekat dan berhadapan dengannya,” terangnya.

Setelah itu, yang bersangkutan menurut pengakuan Icha meremas payudaranya secara tiba-tiba. Icha berontak sekuat tenaga nya namun tindakan tak senonoh itu terus dilanjutkan SDS.

“Tidak berapa lama, SDS ini justru membuka baju saya dan mengisap bagian kanan payudara saya dan sambil meremas payudara saya yang sebelah kiri,” ungkapnya.

Kurang lebih 5 menit melakukan hal tak pantas itu, SDS terus melakukan aksi bejatnya dengan mengeluarkan kemaluannya dari balik celananya.

Tangan Icha kemudian ditarik paksa oleh nya untuk memuaskan hasrat bejatnya sampai klimaks dan mengeluarkan sperma.

“Saat kejadian itu, 2 rekan SDS yakni MIR dan A mengetahui hal tersebut tetapi seolah-seolah tidak mengetahui,” tandasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Korban kini tengah resmi kembali melaporkan ketiganya ke Propam Mabes Polri dengan nomor aduan 77PUGV8U. Hendra Gunawan Hutabarat SH, MH juga mengambil langkah mengadukan tindak pidana yang dilakukan ketiga personel penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan tersebut ke Ditektotat Kriminal Umum Polda Sumut dengan nomor STPL : STTLP/B/671/IV/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Dedi Jaminsyah: Penertiban Galian C Ilegal Bentuk Instruksi Tegas Gubernur Sumut

MEDAN — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara mulai mengintensifkan pemetaan serta penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal atau galian C...

Buron Kasus Kredit Fiktif BRI Kutalimbaru Akhirnya Dibekuk Tim AMC Kejagung

MEDAN — Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung RI bersama Kejaksaan Negeri Medan berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi...

Polda Sumut Didesak Segera Tutup Lokasi Judi Tembak Ikan Milik Pipit dan Asen di Belawan

MEDAN - Polda Sumut didesak agar segera menutup lokasi judi permainan tembak ikan dan dingdong milik Pipit dan Asen yang berlokasi di wilayah Belawan,...

Acuhkan Perintah Tegas Gubsu Bobby Nasution, Proyek Pembangunan Hunian Mewah Pondok Indah Cemara Diduga Gunakan Tanah Timbun Galian C Ilegal Desa Ajibaho

MEDAN - Terkait Proyek Pembangunan Hunian Mewah Pondok Indah Cemara Gunakan Tanah Timbun Galian C Ilegal dari Dusun Vlll, Namo Cancan, Desa Ajibaho, Kec...

Karir Kilat Yoga Pratama: Dikasih Bobby Jabatan Kepala Biro PBJ Sumut, Dulu Sering Didemo Warga Belawan

Medan - Jabatan eselon II Pemprov Sumut kembali ramai diperbincangkan. Persoalannya karena sejumlah nama yang double job menduduki dua jabatan. Namun, ada juga nama eselon...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini