31.7 C
Medan
spot_imgspot_img

Isu Pemekaran Memanas, Mahasiswa Dukung Ketegasan Bobby, Desak Gerindra Bertindak Tegas

Date:

Share:

Medan — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Pemuda Intelektual (BPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, menyuarakan dukungan terhadap sikap Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, terkait polemik pemekaran wilayah.

Koordinator aksi, Ricky Dalimunthe, menegaskan bahwa aksi tersebut tidak ditujukan untuk menyerang Partai Gerindra. Ia menyebut kehadiran mereka sebagai bentuk harapan agar partai tersebut dapat berperan menjaga stabilitas daerah.

“Keberadaan kami di sini bukan karena kebencian, tetapi karena harapan. Kami percaya Gerindra memiliki kekuatan untuk menjaga kondusivitas daerah,” ujar Ricky dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mendukung sikap Bobby Nasution yang dinilai tegas dalam menyikapi isu pemekaran wilayah yang dianggap belum menjadi prioritas saat ini. Kedua, mendesak DPD Partai Gerindra Sumatera Utara untuk mengambil sikap terhadap Bahar Siagian, yang diketahui menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina dalam panitia pemekaran wilayah Provinsi Sumatera Pantai Timur.

Mahasiswa juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas daerah serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka menilai, di tengah tantangan global saat ini, pemerintah daerah seharusnya lebih fokus pada program pembangunan yang selaras dengan prioritas nasional.

“Ada kepala daerah yang belum lama menjabat, namun sudah mendorong pemekaran wilayah. Ini menjadi pertanyaan bagi kami, di mana prioritasnya? Saat ini seharusnya fokus membantu pemerintah pusat dalam pembangunan,” kata Ricky.

Selain itu, massa aksi turut meminta Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk mencermati dinamika yang terjadi di Sumatera Utara, khususnya terkait dorongan pemekaran wilayah oleh sejumlah kepala daerah.

Di akhir aksi, mahasiswa menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bobby Nasution yang dinilai berani memberikan teguran secara terbuka kepada kepala daerah. Mereka menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas pemekaran wilayah, melainkan fokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Gerindra Sumatera Utara, Said Siregar, yang menemui massa aksi, menyatakan bahwa pihaknya akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan untuk diteruskan kepada pimpinan partai.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi Informasi tersebar, Tim Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penangkapan di...

Bersama Menjaga Situasi Kamtibmas di Sumut untuk Indonesia Emas: “Kritik Boleh, Anarkis Jangan”

MEDAN – Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Ari Gusti, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan...

Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026: Momentum Dongkrak Ekonomi dan Rebranding Citra Kota

MEDAN – Penunjukan Kota Medan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam...

Terungkap! Oknum Petinggi Bawaslu Sumut Diduga Manipulasi Data Pegawai untuk Ajukan Pinjaman Bank Pemerintah, Nilainya Disebut Capai Miliaran Rupiah

Medan – Dugaan praktik manipulasi data pegawai mencuat di lingkungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara. Sejumlah petinggi lembaga tersebut diduga mengubah status kepegawaian...

Garda Kamtibmas Desak Agus Copot Kakanwil Imigrasi Sumut Usai Pabrik Vape Narkotika Terungkap

Medan - Terbongkarnya pabrik narkotika jenis vape yang diduga dikendalikan warga negara asing (WNA) asal Singapura di Kota Medan memicu desakan keras terhadap Kementerian...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini