27 C
Medan

Isu Pemekaran Memanas, Mahasiswa Dukung Ketegasan Bobby, Desak Gerindra Bertindak Tegas

Date:

Share:

Medan — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Pemuda Intelektual (BPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, menyuarakan dukungan terhadap sikap Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, terkait polemik pemekaran wilayah.

Koordinator aksi, Ricky Dalimunthe, menegaskan bahwa aksi tersebut tidak ditujukan untuk menyerang Partai Gerindra. Ia menyebut kehadiran mereka sebagai bentuk harapan agar partai tersebut dapat berperan menjaga stabilitas daerah.

“Keberadaan kami di sini bukan karena kebencian, tetapi karena harapan. Kami percaya Gerindra memiliki kekuatan untuk menjaga kondusivitas daerah,” ujar Ricky dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mendukung sikap Bobby Nasution yang dinilai tegas dalam menyikapi isu pemekaran wilayah yang dianggap belum menjadi prioritas saat ini. Kedua, mendesak DPD Partai Gerindra Sumatera Utara untuk mengambil sikap terhadap Bahar Siagian, yang diketahui menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina dalam panitia pemekaran wilayah Provinsi Sumatera Pantai Timur.

Mahasiswa juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas daerah serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka menilai, di tengah tantangan global saat ini, pemerintah daerah seharusnya lebih fokus pada program pembangunan yang selaras dengan prioritas nasional.

“Ada kepala daerah yang belum lama menjabat, namun sudah mendorong pemekaran wilayah. Ini menjadi pertanyaan bagi kami, di mana prioritasnya? Saat ini seharusnya fokus membantu pemerintah pusat dalam pembangunan,” kata Ricky.

Selain itu, massa aksi turut meminta Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk mencermati dinamika yang terjadi di Sumatera Utara, khususnya terkait dorongan pemekaran wilayah oleh sejumlah kepala daerah.

Di akhir aksi, mahasiswa menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bobby Nasution yang dinilai berani memberikan teguran secara terbuka kepada kepala daerah. Mereka menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas pemekaran wilayah, melainkan fokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Gerindra Sumatera Utara, Said Siregar, yang menemui massa aksi, menyatakan bahwa pihaknya akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan untuk diteruskan kepada pimpinan partai.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini