24.3 C
Medan
spot_imgspot_img

DPR Desak Polda Sumut Berantas Praktek Perjudian, Wanita Cantik Kelola Judi Tembak Ikan di Marelan

Date:

Share:

MEDAN – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendesak Polda Sumut dan jajaran untuk memberantas seluruh praktek perjudian yang merugikan masyarakat di wilayah Sumatera Utara.

“Tidak dibenarkan dan dilarang sesuai Undang-undang. Diharapkan aparat kepolisian untuk menindak. Kalau memang ada perjudian, dan ditemukan ada buktinya, harus ditindak oleh aparat kepolisian. Intinya itu, ya,” tegas anggota DPR RI, Maruli Siahaan, baru-baru ini.

Sementara itu dari data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2024. Bahwa Sumut menduduki peringkat keenam provinsi dengan aktivitas judi online maupun judi konvesional terbesar di Indonesia.

Penegasan ini diperkuat oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, yang menyoroti tingginya kasus judi online di Provinsi Sumatera Utara.

“Di sini, judi online-nya masih tinggi. Berdasarkan data PPATK 2024, Provinsi Sumut merupakan 6 besar untuk judi online terbesar di Indonesia,” ujar Meutya saat berkunjung ke Universitas HKBP Nommensen.

Untuk diketahui, bisnis permainan ketangkasan judi game tembak ikan semakin merajalela di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Ironinya permainan judi game tembak ikan itu tidak pernah tersentuh hukum.

Berdasarkan hasil penelusuran awak media, didapat salah satu rumah yang berlokasi di Jalan Inspeksi, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Di dalam rumah itu ada dua unit mesin game judi tembak ikan.

Berdasarkan hasil penelusuran awak media, didapati salah satu rumah yang berlokasi di Jalan Inspeksi, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Di dalam rumah itu terdapat mesin game ketangkasan judi tembak ikan.

Narasumber lain juga mengungkapkan, bisnis judi tembak ikan itu tidak pernah digerebek atau tersentuh masalah hukum. Sebab diduga sudah atensi  ke aparat penegak hukum (APH).

“Sudah atensi bos si R (Asen) ke APH bang. Makanya enggak pernah digerebek penegak hukum di sini,” ungkap narasumber yang identitasnya minta dirahasiakan.

Ia juga mengatakan bahwa warga setempat akan menggelar aksi jika lokasi bisnis haram tersebut masih tetap buka.

“Sudah sangat meresahkan tempat judi tembak ikan itu bang. Warga akan aksi untuk menutup tempat maksiat tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi dan dan Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, saat dikonfirmasi awak media mengenai adanya lokasi judi di kawasan Kecamatan Medan Marelan memilih bungkam.

berulang kali awak media mengirimkan pesan singkat, hingga berita ini diturunkan tak juga mendapatkan respons apapun.

Subscribe to our magazine

━ more like this

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi

Beredar Kabar Bupati dan Mantan Anggota DPRD Sumut Ditangkap KPK, Diduga Terkait Dugaan Korupsi Informasi tersebar, Tim Anti Rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penangkapan di...

Bersama Menjaga Situasi Kamtibmas di Sumut untuk Indonesia Emas: “Kritik Boleh, Anarkis Jangan”

MEDAN – Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Ari Gusti, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan...

Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026: Momentum Dongkrak Ekonomi dan Rebranding Citra Kota

MEDAN – Penunjukan Kota Medan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam...

Terungkap! Oknum Petinggi Bawaslu Sumut Diduga Manipulasi Data Pegawai untuk Ajukan Pinjaman Bank Pemerintah, Nilainya Disebut Capai Miliaran Rupiah

Medan – Dugaan praktik manipulasi data pegawai mencuat di lingkungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara. Sejumlah petinggi lembaga tersebut diduga mengubah status kepegawaian...

Garda Kamtibmas Desak Agus Copot Kakanwil Imigrasi Sumut Usai Pabrik Vape Narkotika Terungkap

Medan - Terbongkarnya pabrik narkotika jenis vape yang diduga dikendalikan warga negara asing (WNA) asal Singapura di Kota Medan memicu desakan keras terhadap Kementerian...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini