27.7 C
Medan

Empat Orang Mengaku Oknum Polisi Todong Pistol Ke Tukang Pangkas di Medan, Ini Kronologinya

Date:

Share:

Viral di media sosial aksi sekelompok orang yang mengaku oknum polisi melakukan intimidasi dan penganiyaan terhadap seorang karyawan tukang pangkas.

Tak hanya itu, oknum polisi tersebut juga menodongkan senjata api kearah salah satu karyawan tukang pangkas.

Salah seorang korban, Viky Ndruru mengungkap peristiwa penganiyaan dan penodongan pistol yang dialami di tempat ia bekerja.

Kejadian ini terjadi di tempat tukang pangkas kjr 99, di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 02.06 WIB. 

Saat itu, Viky bersama temannya berboncengan sepeda motor ini baru saja pulang dari rumah saudara di Helvetia.

Sesampainya di simpang lampu merah Glugur darat, tepatnya di Jalan Bambu, Viky bersama temannya diikuti oleh sekelompok orang berjumlah 4 orang yang mengaku sebagai oknum polisi yang mengendarai tiga sepeda motor.

Oknum polisi tersebut mencoba untuk memberhentikan kendaraan si korban, namun dengan kondisi jalan yang gelap membuat korban menjadi panik sehingga menancapkan gas kendaraannya.

“Jadi ada yang manggil dan memaki kami,terus teman saya bilang siapa itu? Ia pun menyuruh teman untuk melanjutkan perjalanan,” ungkap Viky Ndruru saat ditemui dilokasi kejadian, Selasa (14/4/2026).

Tepatnya di Jalan Alfalah Raya, keempat oknum polisi juga mengejar si korban dan memalangkan kendaraannya untuk berhenti korban.

Tak hanya itu, empat oknum polisi dua diataranya mengeluarkan senjata api jenis pistol, dari kantong celana. Namun korban masih mendapat makian dari oknum polisi tersebut.

“Kami langsung kabur dan menuju kearah pangkas,” ujarnya.

Alih-alih untuk mencari perlindungan di tempat mereka tinggal ternyata keempat oknum polisi malah mendatangi kedua korban.

“Sempat ribut adu mulut kami dengan empat oknum polisi itu, masuk ke pangkas mau bawa teman saya,” lanjutnya.

Viky pun meminta keempat oknum polisi untuk menunjukkan kartu identitas sebagai anggota polisi.

“Saya tanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polisi, tapi mereka tidak berani dan terus memaki dan memukuli teman saya,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu oknum polisi mencoba masuk ke dalam pangkas dan membawa temannya sembari menodongkan pistol ke kepala temannya.

Lebih lanjut, tak hanya sampai disitu, mereka juga menganiaya teman korban babak belur.

Hingga akhirnya, korban mengatakan kepada oknum polisi bahwa aksi penganiyaan dan penodongan pistol terekam jelas di kamera Closed-Circuit Television (CCTV).

“Keempat oknum polisi itu langsung ciut, dimasukan pistolnya ke kantong celana, terus langsung cabut meninggalkan kami,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, korban mendatangi Mapolda Sumut untuk membuat laporan kepolisian penganiayaa yang dilakukan oknum polisi.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

Resmi Dilantik, Fauzan Irgi Hasibuan Jabat Kasubagbin Kejari Simalungun

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun, Munawal Hadi, melantik dua pejabat struktural di Aula Kejaksaan Negeri Simalungun, Selasa (27/10/2026). Fauzan Irgi Hasibuan, SH, MH, dilantik menjabat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini