28 C
Medan

Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Desak Investigasi Menyeluruh Atas Kebakaran Pabrik PT Evyap

Date:

Share:

Sumut – Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara meminta pemerintah dan aparat penegak hukum melakukan investigasi menyeluruh terhadap peristiwa kebakaran yang terjadi di lingkungan perusahaan, khususnya menyangkut aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengawasan operasional, serta pemenuhan hak-hak para pekerja dan korban.

Berdasarkan informasi awal yang kami terima, terdapat 3 orang korban dan 4 orang karyawan yang hingga kini dilaporkan hilang kontak. Kondisi ini harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah dan aparat terkait.

Kami juga mempertanyakan aspek administrasi dan keselamatan kerja dalam operasional perusahaan. Jika benar terdapat aktivitas atau fasilitas dengan ketinggian sekitar 50 meter, maka perlu dipastikan apakah seluruh prosedur keselamatan kerja, izin operasional, inspeksi, serta standar K3 telah dipenuhi.

Hal lain yang harus menjadi perhatian adalah informasi bahwa titik ledakan berada di bagian tengah fasilitas. Apabila informasi tersebut benar, aparat harus melakukan pemeriksaan teknis dan forensik untuk mengetahui sumber ledakan, material yang terlibat, sistem pengamanan, serta kemungkinan adanya kelalaian dalam pengoperasian fasilitas.

Pertanyaan penting lainnya adalah: di mana posisi dan tanggung jawab operator saat kejadian berlangsung? Apabila fasilitas tersebut memang dioperasikan oleh tenaga khusus, maka keberadaan operator, kompetensi, prosedur kerja, sistem pengawasan, dan rekaman aktivitas sebelum kejadian harus diperiksa secara objektif.

Tuntutan Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara

Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara meminta:

Pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap aspek administrasi, perizinan, dan K3 perusahaan. Agar jumlah korban dapat dipastikan.

Aparat penegak hukum melakukan investigasi independen untuk memastikan penyebab kebakaran dan ledakan, termasuk memeriksa kemungkinan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan.

Status empat karyawan yang hilang kontak harus segera dipastikan, termasuk melalui proses pencarian, identifikasi, dan pendataan resmi terhadap seluruh pekerja yang berada di lokasi saat kejadian.

Pemerintah memastikan seluruh korban memperoleh hak-hak mereka, termasuk bantuan, santunan, layanan kesehatan, serta hak ketenagakerjaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Posisi dan tanggung jawab manajemen perusahaan harus diperiksa, termasuk apakah prosedur keadaan darurat telah dijalankan ketika kejadian berlangsung.

Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan pelanggaran serius terhadap perizinan, keselamatan kerja, atau ketentuan hukum, pemerintah harus memberikan sanksi tegas, termasuk evaluasi dan, apabila memenuhi dasar hukum, pencabutan izin PT Evyap.

Kami meminta seluruh proses penyelidikan dilakukan secara transparan, profesional, dan tidak boleh ada pihak yang dilindungi apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Komisi XIII DPR RI Harus Turun Tangan

Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara juga meminta Komisi XIII DPR RI memberikan perhatian dan melakukan pengawasan terhadap penanganan kasus ini, terutama apabila terdapat dugaan pelanggaran hak pekerja, aspek perlindungan hukum, maupun persoalan yang berkaitan dengan keselamatan dan tanggung jawab perusahaan.

Kami menilai kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada penanganan kebakaran. Yang harus dijawab adalah mengapa kejadian tersebut bisa terjadi, apakah seluruh prosedur K3 telah dipenuhi, siapa yang bertanggung jawab, dan apakah perusahaan telah menjalankan seluruh kewajiban hukumnya terhadap pekerja.

Ikwal Pasaribu
Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara

spot_img

━ more like this

SMI Tagih Kepastian Hukum Kasus Aset Rumdis DPRD Siantar Rp795 Juta di Polda Sumut

MEDAN — Sosial Monitoring Independent (SMI) mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Jumat, 4 September 2026. Mereka menagih kepastian hukum atas dugaan penggelapan aset...

Pemko Medan Gelontorkan Anggaran Rp 9,9 Miliar untuk Rehab Rumah Dinas TNI AD Kodim 0201/Medan

Medan - Pemerintah Kota Medan kembali mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk proyek yang berkaitan dengan institusi aparat negara. Kali ini, dana hampir Rp10 miliar...

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini