27.7 C
Medan

Kinerja PLN UID Sumut Tuai Sorotan, JMSI Medan: PLN UID Buat Malu Sumut sebagai Tuan Rumah AFF U-19!

Date:

Share:

Medan – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Medan melontarkan kritik terhadap kinerja PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menyusul terjadinya pemadaman listrik berulang di sejumlah wilayah Kota Medan dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Ketua JMSI Kota Medan, Erie Prasetyo, menilai PLN UID Sumut belum mampu mengantisipasi dampak cuaca ekstrem secara optimal, meskipun hujan lebat disertai angin kencang dan petir telah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Erie, gangguan listrik yang berlangsung selama berjam-jam menunjukkan masih adanya persoalan dalam aspek pemeliharaan dan kesiapsiagaan jaringan kelistrikan.

“Kita akui dalam beberapa hari ini memang terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Namun seharusnya PLN sudah melakukan deteksi dini dan langkah antisipasi sehingga dampak pemadaman dapat diminimalisir. Dalam dua hari terakhir, pemadaman di sejumlah wilayah Kota Medan berlangsung antara empat hingga delapan jam, bahkan ada daerah yang dilaporkan hampir 24 jam belum mendapatkan pasokan listrik kembali,” ujar Erie, Jumat (5/6/2026).

Ia juga menyoroti insiden padamnya lampu Stadion Utama Sumatera Utara saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Timor Leste dalam ajang AFF Cup U-19 yang digelar di Sumatera Utara.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi sorotan publik karena terjadi dalam ajang olahraga internasional yang disaksikan masyarakat luas melalui siaran langsung.

“Ini merupakan event olahraga tingkat internasional. Ketika lampu stadion padam saat pertandingan berlangsung, meskipun hanya beberapa menit, tentu menjadi perhatian publik. Apalagi sebelumnya PLN telah menyampaikan kesiapan dalam menjaga stabilitas pasokan listrik selama penyelenggaraan turnamen,” katanya.

Selain berdampak terhadap pelayanan publik, Erie menilai pemadaman listrik berkepanjangan juga mengganggu aktivitas jurnalistik, terutama media siber yang bergantung pada pasokan listrik dan jaringan internet untuk menjalankan operasional sehari-hari.

Ia menambahkan, sektor usaha juga berpotensi mengalami kerugian akibat terganggunya aktivitas ekonomi selama pemadaman berlangsung.

“Kegiatan jurnalistik tentu terdampak karena membutuhkan listrik dan internet. Demikian juga para pelaku usaha, mulai dari pedagang kecil hingga pelaku usaha menengah dan besar. Kami berharap PLN terus melakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya.

Sementara itu, ekonom Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan bahwa pemadaman listrik pada dasarnya menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, masyarakat umumnya dapat memahami gangguan yang disebabkan oleh cuaca buruk selama durasi pemadaman tidak berlangsung terlalu lama.

“Yang diharapkan masyarakat adalah adanya jaminan ketersediaan listrik dalam berbagai kondisi. Pemadaman yang terjadi saat Sumatera Utara menjadi tuan rumah ajang AFF Cup U-19 tentu menjadi catatan tersendiri karena menyangkut penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional,” kata Gunawan.

Ia menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kerugian ekonomi sesaat, tetapi juga dapat memengaruhi persepsi publik terhadap keandalan infrastruktur energi di daerah.

Menurut Gunawan, gangguan listrik yang terjadi pada momentum internasional berpotensi memengaruhi citra daerah dan menimbulkan pertanyaan dari kalangan investor mengenai kesiapan infrastruktur penunjang investasi.

“Kepercayaan investor dapat terpengaruh apabila gangguan seperti ini terus terjadi. Karena itu, diperlukan langkah antisipasi yang lebih matang, terutama saat berlangsung kegiatan besar yang menjadi perhatian nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan wartawan terkait kondisi terkini distribusi listrik di Kota Medan dan sekitarnya.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini