26.2 C
Medan

Disoal Luka Lebam di Sejumlah Bagian Tubuh Winda Lorenza Gowasa, Dokter Forensik: Itu Lebam Mayat

Date:

Share:

Medan – Dokter Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, dr. H. Mistar Ritonga, Sp.F (K), MH.Kes menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh seorang wanita berinisial W (30), mantan istri seorang anggota Polri berpangkat Brigadir berinisial I, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik yang dilakukan.

“Dari pemeriksaan awal, saya tidak menjumpai tanda-tanda kekerasan,” kata Mistar saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polrestabes Medan, Kamis (6/8/2026).

Mistar menerangkan bahwa lebam pada area mata bukan disebabkan oleh tindakan kekerasan, melainkan berkaitan dengan jalur luka tembak yang mengenai dasar tengkorak.

“Kalau mata lebam secara fisiologis bukan oleh karena kekerasan. Luka tembaknya itu berjalan ataupun menelusuri dasar tengkoraknya. Di sana terdapat pembuluh darah yang disebut sirkulus Willisi yang memiliki percabangan, salah satunya menuju kelopak mata. Ketika pembuluh darah tersebut pecah, akan terjadi pembendungan darah di kelopak mata atau yang dikenal sebagai hematom kacamata,” jelasnya.

Terkait adanya bekas jahitan di bagian bawah dagu hingga leher, Mistar menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari prosedur autopsi menyeluruh yang dilakukan tim forensik.

“Bukan hanya leher, kepala juga. Kami melakukan insisi hingga bagian bawah tubuh,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa lebam yang terlihat pada punggung kaki dan beberapa jari tangan merupakan lebam mayat atau livor mortis, yakni penumpukan darah akibat perubahan posisi tubuh setelah kematian.

“Lebam mayat adalah penumpukan cairan darah sesuai pada posisi tubuh terbawah. Itu merupakan proses fisiologis dan berbeda dengan lebam akibat kekerasan. Warnanya memang tampak sama karena sama-sama berasal dari hemoglobin dalam darah,” kata Mistar.

Keterangan dokter forensik tersebut disampaikan di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung terkait penyebab kematian W. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik yang telah dilakukan.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

Resmi Dilantik, Fauzan Irgi Hasibuan Jabat Kasubagbin Kejari Simalungun

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun, Munawal Hadi, melantik dua pejabat struktural di Aula Kejaksaan Negeri Simalungun, Selasa (27/10/2026). Fauzan Irgi Hasibuan, SH, MH, dilantik menjabat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini