27.7 C
Medan

Korban Penyerangan di THM New Zona Ungkap Saat Dibantai Disaksikan Manajemen

Date:

Share:

MEDAN – Beredar kabar yang menyebutkan bahwa tindakan anarkis dan kriminal yang terjadi di THM New Zone justru disebutkan terjadi diluar tempat hiburan tersebut.

Menurut korban, M Guswanda Anggi Rivaldi Simanjuntak, menceritakan awal kedatangan dirinya ke THM New Zone hanya untuk menjemput keponakan nya yang disebut berkelahi di dalam New Zone (NZ).

“Kedatangan saya kesana (new zone) mau jemput keponakan saya, karena saya dikabari kalau dia sedang ribut di dalam new zone,” sebutnya ketika diwawancari, Jumat (23/01) malam.

Ia kemudian menelepon seorang Manajer New Zone bernama AAN guna meminta pertolongan agar permasalahan keponakannya dapat didamaikan.

“Setelah saya datang kesana, saya menjumpai AAN rupanya disitu AAN lagi pada ngobrol sama para terduga pelaku dan saya langsung bertanya kepada AAN. Saya tanya dimana keponakan saya itu ketua, kata AAN di dalam,” sebutnya.

Akan tetapi kedatangan Guswandi seperti santapan bagi para pelaku tindakan kriminal ini. Di saat sedang mengobrol dengan Manajer New Zone bernama AAN di halaman New Zone salah satu pelaku berkata “Enak aja mau damai-damai, mau kami bante aja ini,” ucap Guswandi menirukan perkataan seorang terduga pelaku yang menyerangnya.

“Yah enak aja kau mau bantai-bantai,” balas Guswandi.

Namun, tindakan anarkis tidak terhindarkan ketika salah satu terduga pelaku kembali menyerangnya dari arah belakang dan langsung menghantam punggung Guswandi menggunakan senjata tajam.

Guswandi kemudian di hajar habis-habisan tanpa ampun. “Saat saya diserang dan dihajar, AAN yang mengetahui hal itu langsung pergi meninggalkan saya,” ungkapnya.

Demi menyelamatkan dirinya, Guswandi kemudian melarikan diri meninggalkan THM New Zone ke arah Hotel Hermes Polonia.

“Gak tau lagi posisi saya saat itu udah diserang lebih dari 20 puluh orang, saya langsung lari menyelamatkan diri ke arah Hotel Hermes. Sampai di Hotel Hermes diserang juga saya. Kemudian datangla teman saya menjemput,” sambungnya.

Guswandi berharap kasus tersebut menjadi atensi oleh aparat kepolisian, segera terungkap terang benderang. Ia juga berharap apa yang menimpanya tidak terulang kepada pengunjung lain.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

Resmi Dilantik, Fauzan Irgi Hasibuan Jabat Kasubagbin Kejari Simalungun

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun, Munawal Hadi, melantik dua pejabat struktural di Aula Kejaksaan Negeri Simalungun, Selasa (27/10/2026). Fauzan Irgi Hasibuan, SH, MH, dilantik menjabat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini