25 C
Medan

Diduga Peran Kuat Orang Dekat Wali Kota Inisial R dan Camat Medan Sunggal Tetapkan PT ART Pemenang Tender MTQ ke-59 Kota Medan

Date:

Share:

Medan — Dugaan praktik kongkalikong dalam proses lelang kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 Kota Medan Tahun 2026 mulai mencuat dan menjadi sorotan publik. Proses penentuan pemenang tender dinilai sarat kejanggalan dan tidak mencerminkan prinsip transparansi.

Dalam informasi yang beredar, muncul sosok berinisial “R” yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Wali Kota Medan. Oknum tersebut diduga bekerja sama dengan Camat Medan Sunggal dalam meloloskan PT Angsamas Ratu Tama sebagai pemenang tender.

Perusahaan tersebut ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai penawaran sebesar Rp1.598.503.350, hanya terpaut tipis dari pagu anggaran Rp1.599.940.900.

Sementara itu, berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), terdapat peserta lain yakni PT Tiga Kaya Raya yang mengajukan penawaran jauh lebih rendah, sebesar Rp1.311.553.800.

Penetapan pemenang ini pun memicu tanda tanya besar. Pasalnya, dalam praktik pengadaan barang dan jasa pemerintah, prinsip efisiensi dan kompetisi sehat menjadi acuan utama dalam menentukan pemenang tender.

Camat Medan Sunggal sebagai pengguna anggaran memiliki kewenangan dalam proses tersebut. Dugaan keterlibatan oknum “R” dalam proses ini semakin memperkuat indikasi adanya intervensi untuk mengarahkan hasil tender.

Publik menilai proses evaluasi terkesan dipaksakan untuk menggugurkan peserta lain melalui alasan administratif dan teknis yang dinilai tidak substansial, sementara pemenang diduga telah “dikondisikan” sejak awal.

Kecurigaan semakin menguat setelah dokumen yang ditampilkan di LPSE tidak memuat alasan yang transparan dan rasional terkait penetapan PT Angsamas Ratu Tama sebagai pemenang.

Padahal, sesuai ketentuan, penetapan pemenang tender harus dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, serta mempertimbangkan penawaran yang paling menguntungkan negara.

Hingga berita ini diturunkan, Camat Medan Sunggal, Irfan Abdilla S.STP, M.SP belum merespons pesan singkat WhatsApp Wartawan mengenai dugaan tersebut.

Publik mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan guna memastikan tidak adanya praktik korupsi dalam proses tender tersebut.

spot_img

━ more like this

41.816 Water Meter Tirtanadi Puluhan Miliar Disorot, DPP Hari Desak Kejati Bongkar Dugaan Permainan Pengadaan!

MEDAN – Pengadaan 41.816 unit water meter atau meteran air oleh Perumda Tirtanadi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah...

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini