29 C
Medan

Korban Kecelakaan Beruntun Akibat Rem Blong di Sibolangit Bertambah, 4 Orang Meninggal Dunia dan 5 Orang Luka Berat

Date:

Share:

Deli Serdang – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara bersama Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan mengungkap penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh sebuah truk tronton pengangkut air mineral bermuatan sekitar 20 ton yang mengalami rem blong saat melintas di jalan menurun.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, mengatakan truk tersebut melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan. Saat melintasi ruas jalan menurun di kawasan Sibolangit, pengemudi diduga kehilangan kendali setelah sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi.

“Akibat rem blong, truk kemudian menabrak tujuh kendaraan yang berada di depannya. Kendaraan yang terlibat terdiri dari kendaraan yang melaju searah maupun yang datang dari arah berlawanan,” ujar AKBP Sri Lestari Widodo.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan sembilan orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara lima korban lainnya mengalami luka berat.

Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan. Sementara lima korban luka berat masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sibolangit.

Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Proses penanganan di lokasi turut melibatkan tim Jasa Raharja Provinsi Sumatera Utara.

Selain melakukan penyelidikan, petugas juga mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan agar arus lalu lintas dapat kembali normal. Pengemudi truk tronton yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan telah diamankan ke Polsek Pancur Batu guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur Medan–Berastagi. Untuk mengurangi kepadatan kendaraan, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan pribadi melalui sejumlah jalur alternatif selama proses evakuasi dan penanganan berlangsung.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini