MEDAN – Ledakan dahsyat yang mengguncang Perumahan Mewah Grand Polonia, Jalan Perhubungan Udara, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, dipastikan menelan tiga korban jiwa. Seluruh korban yang sempat tertimbun reruntuhan akhirnya berhasil dievakuasi.
Satu korban yang merupakan istri pemilik rumah berhasil ditemukan pada Selasa (21/7) sekitar pukul 02.00 WIB dalam kondisi kritis, namun sayang meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Korban Terakhir Ditemukan di Lantai Dua, Tim gabungan SAR Medan, Polrestabes Medan, dan Dinas Pemadam Kebakaran akhirnya berhasil menemukan korban terakhir pada Selasa sore sekitar pukul 18.00 WIB. Korban ditemukan berada di lantai dua bangunan dengan posisi di atas kasur.
Proses evakuasi harus menggunakan alat bantu crane karena kondisi material bangunan yang masih labil dan akses yang sangat sempit. Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Columbia Medan untuk proses identifikasi.
Dengan ditemukannya korban terakhir, maka seluruh orang yang tertimbun telah berhasil dievakuasi dari lokasi.
Polisi Sterilkan Lokasi dan Selidiki Penyebab, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi sejak awal kejadian.
“Setelah evakuasi selesai, kami akan mengumpulkan barang bukti lainnya, mensterilkan lokasi, dan mendalami penyebab pasti ledakan ini,” ujar Kombes Jean, Selasa (28/7).
Saat ini tim kepolisian bersama PT Pertamina Gas Negara (PGN) sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan pipa gas bawah tanah yang diduga kuat menjadi penyebab utama ledakan maut tersebut.

