27 C
Medan

Warga Binjai Resah, Lokasi 303 Milik AJU Menjamur, Diduga Kebal Hukum

Date:

Share:

Sejumlah warga Kota Binjai mengaku resah dengan maraknya aktivitas perjudian yang diduga beroperasi secara terbuka di sejumlah lokasi tanpa penindakan dari aparat penegak hukum (APH).

Salah seorang warga Binjai yang enggan disebutkan namanya mengatakan, praktik perjudian tersebut sudah berlangsung cukup lama dan kian meluas. Kondisi ini dinilai meresahkan masyarakat karena diduga tidak pernah ditindak oleh penegakan hukum.

“Kami sudah sangat resah. Permainan judi di Kota Binjai semakin menjamur, tapi seolah-olah tidak ada tindakan. Aparat penegak hukum terkesan tutup mata,” ujar warga tersebut kepada awak media, Sabtu (31/1) malam.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, aktivitas perjudian tersebut diduga dikelola oleh seseorang yang dikenal dengan nama panggilan AJU. Warga juga mengklaim bahwa dugaan praktik perjudian itu sebelumnya telah dilaporkan ke Polres Binjai maupun Polda Sumatera Utara, namun belum terlihat adanya respons atau penindakan.

“Informasinya, sampai sekarang orang itu masih menguasai bisnis judi di Kota Binjai. Sudah jadi semacam bos besar,” ujarnya.

Menurut warga, lokasi dugaan aktivitas perjudian tersebar di beberapa titik, antara lain di Jalan Anggur dan kawasan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat. Selain itu, lokasi lain disebut berada di Jalan Rukam, tepatnya di sekitar salon dekat Rumah Makan Selera Rasa.

Atas kondisi tersebut, warga berharap aparat penegak hukum, khususnya Polda Sumatera Utara, segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan penindakan sesuai hukum yang berlaku.

“Kami mohon kepada Bapak Kapolda Sumut agar serius memberantas judi di Kota Binjai. Kami ini juga rakyat yang butuh rasa aman. Data dan lokasi sudah kami sampaikan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., saat dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp belum memberikan jawaban alias bungkam.

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini