26 C
Medan

Zakiyuddin Harahap: Layanan Kesehatan Ditingkatkan, Peredaran Narkoba Ditekan

Date:

Share:

Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat serta memberantas peredaran narkoba di Kota Medan.

Hal tersebut disampaikan Zakiyuddin Harahap dalam sebuah podcast bertema “Mengenal Wakil Wali Kota Medan Lebih Dekat dan Program Kedepannya: Medan untuk Semua” yang diinisiasi oleh Media Indonesia Raya (MIRA) di kantor Gerindra Sumut, jalan Sudirman, Rabu (15/4/2026).

Dalam perbincangan tersebut, Zakiyuddin menekankan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Menurutnya, tidak ada negara yang dapat maju tanpa sistem pendidikan dan kesehatan yang baik. Oleh karena itu, Pemko Medan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah Universal Health Coverage (UHC), yang memungkinkan warga Kota Medan mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Zakiyuddin mengaku bangga dengan implementasi program ini karena telah memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

“Kita merasa sangat bahagia ketika bisa membantu masyarakat. Dengan adanya UHC, warga cukup menggunakan KTP untuk berobat. Bahkan ketika ada warga yang kesulitan mendapatkan kamar rumah sakit, kami berupaya membantu koordinasi agar mereka segera mendapatkan pelayanan,” kata Zakiyuddin Harahap.

Meski demikian, Zakiyuddin mengakui bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan, khususnya kamar rumah sakit, masih menjadi tantangan di Kota Medan. Untuk itu, Pemko Medan membuka peluang investasi bagi pihak swasta yang ingin membangun rumah sakit guna meningkatkan kapasitas layanan kesehatan.

Selain fokus pada kesehatan, Zakiyuddin juga menaruh perhatian serius terhadap maraknya peredaran narkoba yang dinilai mengancam masa depan generasi muda. Ia menyebutkan bahwa pemberantasan narkoba harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga.

“Bagaimana kita bisa membangun generasi yang unggul jika peredaran narkoba masih terjadi secara terang-terangan. Kita harus mulai dari keluarga untuk saling mengingatkan dan menjaga anak-anak kita,” jelas Zakiyuddin Harahap.

Kemudian Zakiyuddin Harahap menekankan pentingnya pendekatan rehabilitatif bagi para pengguna narkoba. Menurutnya, pengguna merupakan korban yang membutuhkan pengobatan dan pendampingan, bukan semata-mata hukuman pidana. Sebaliknya, ia meminta agar para pengedar narkoba dihukum dengan sanksi seberat-beratnya.

“Pemakai narkoba adalah orang sakit yang harus direhabilitasi, bukan dipenjara. Yang harus dihukum berat adalah para pengedarnya. Karena itu, kita juga perlu membangun lebih banyak rumah rehabilitasi bagi para pengguna,” ujar Zakiyuddin Harahap.

Menutup pernyataannya, Zakiyuddin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan menjauhi narkoba demi masa depan Kota Medan yang lebih baik.

“Mari kita jaga keluarga masing-masing dan berdoa untuk Kota Medan tercinta. Dengan generasi yang sehat dan bebas narkoba, kita dapat mewujudkan visi Medan untuk Semua,” pungkas Zakiyuddin Harahap. 

spot_img

━ more like this

Dishub Medan Diduga Langgar Perda, Kelola Parkir Tanpa Perwal Dan Perjanjian Kerja Sama, Dana Jaminan Rp1,3 Miliar Tak Disetor Diduga Masuk Kantong Pribadi

MEDAN – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka tabir dugaan pelanggaran serius dalam pengelolaan retribusi parkir di tepi jalan umum oleh Dinas Perhubungan (Dishub)...

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Resmi Daftar sebagai Kandidat Ketua

MEDAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Musda KAHMI) Kota Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026, dinamika pencalonan...

Aset Sekolah Rp12,24 Miliar Diduga Raib, PD14 Minta Kejari Medan Periksa Seluruh Pejabat Terkait dan Ungkap Aktor Intelektualnya

MEDAN – Kasus hilangnya aset sekolah senilai Rp12,24 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan dinilai tidak lagi dapat dipandang sebagai...

Isu Kedekatan Dengan Walikota Bayangi Jabatan Kabid PBB Bapenda Medan Di Tengah Rentetan Persoalan PAD

MEDAN – Rentetan persoalan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali memunculkan isu yang berkembang di internal organisasi. Di tengah sorotan terhadap rendahnya...

Proyek Puluhan Miliar Disdikbud Medan Terlambat Bayar, Denda Ratusan Juta Sempat Tak Dipungut, Berpotensi Rugikan Daerah

MEDAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menyoroti tata kelola anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini