27.7 C
Medan

Gubsu Komit Soal UHC, Sanksi Tegas Bagi Rumahsakit Nakal

Date:

Share:

Medan-Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan komitmennya dengan program berobat gratis bagi warga Sumatera Utara. Bobby juga mewanti-wanti sanksi tegas bagi rumahsakit yang masih kedapatan ‘nakal’. 

Komitmen itu disampaikan untuk menindaklanjuti setiap laporan dugaan pelanggaran pelayanan kesehatan. 

Hal itu juga diakui Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal Lubis. Hamid menegaskan komitmen Gubsu soal UHC menyusul pemberitaan mengenai dugaan penolakan pasien yang melibatkan seorang bayi berusia 9 bulan berdasarkan Keterangan Ibu Korban (Fitri) di rumah sakit Citra Medika, Kabupaten Deli Serdang.

Hamid mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim guna melakukan investigasi mendalam agar seluruh fakta dapat terungkap secara objektif. 

Masyarakat pun diminta bersabar dan menunggu hasil audit investigasi akhir sebelum menarik kesimpulan.

“Kami sudah turun ke lapangan untuk memastikan proses klarifikasi berjalan menyeluruh. Hasil akhir akan menjadi dasar langkah pembinaan maupun penegakan aturan,” ujarnya.

Menurut dia, pendekatan yang dilakukan bukan hanya investigatif, tetapi juga pembinaan agar seluruh fasilitas kesehatan tetap mematuhi regulasi pelayanan yang berlaku.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah adanya laporan dugaan pasien tidak segera mendapatkan pertolongan medis. Hingga kini, belum terdapat kesimpulan resmi terkait peristiwa tersebut dan proses pendalaman masih berlangsung.

Dinkes Sumut juga mengonfirmasi telah memberikan teguran kepada manajemen rumah sakit sebagai langkah awal perbaikan sistem internal. Dalam penelusuran awal, tim menemukan adanya petugas di lini depan yang diduga belum memahami kebijakan Universal Health Coverage (UHC) secara komprehensif.

Program UHC sendiri dirancang untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya, terutama dalam kondisi darurat.

Dalam sejumlah kesempatan, Dinkes Sumut turut mengingatkan seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar memberikan pelayanan sesuai ketentuan. Apabila terbukti terjadi penolakan pasien, Hamid menegaskan bahwa hal tersebut termasuk pelanggaran berat.

“Kami pastikan akan ada sanksi tegas bila ditemukan pelanggaran terhadap kewajiban pelayanan pasien,” katanya.

Pernyataan ini sekaligus mencerminkan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution yang menempatkan pengawasan layanan publik, termasuk sektor kesehatan, sebagai prioritas. Pemerintah daerah disebut ingin memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan yang adil dan profesional.

Meski demikian, Dinkes menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah. Seluruh pihak diminta menghormati proses investigasi yang sedang berjalan dan tidak berspekulasi sebelum hasil resmi diumumkan.

Pemerintah berharap kejadian ini dapat menjadi momentum evaluasi bersama bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan tetap terjaga.

spot_img

━ more like this

Ahli Pidana: Peradilan Sesat Karena Korban Pencurian Uang melalui ATM BCA Justru Menjadi Tersangka

JAKARTA — Ahli hukum pidana dari UII Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., memberikan pandangan kritis terhadap penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM yang...

Monopoli Judi Di Sumut, Bendera AK Berkibar di Kabupaten Karo Rajai Toto Gelap

TANAH KARO – Nama Aseng Kayu alias AK kembali menjadi sorotan. Sosok yang disebut-sebut sebagai pengendali bisnis perjudian togel di sejumlah wilayah Sumatera Utara...

Universitas Dhyana Pura Gelar PKM Gerakan Cerdas Sehat di TK Udyana Kumara II, Padukan Edukasi dan Kesehatan Pencernaan Anak

BADUNG – Universitas Dhyana Pura melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Gerakan Cerdas Sehat” di TK Udyana Kumara II, Banjar Jempeng Kauh, Desa...

HMI CABANG MEDAN SOROTI DISHUB: ANGGARAN BBM RP2,8 MILIAR BERMASALAH, DESAK APH PERIKSA TEMUAN BPK

Medan - pengelolaan anggaran BBM kendaraan dinas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan senilai Rp2,88 miliar kini menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan...

6 Tahun Kawan Lama FC: Bukan Sekadar Klub Bola, Ini Tentang Persaudaraan yang Tak Pernah Luntur

MEDAN - Jika sepak bola adalah tentang 90 menit di atas lapangan, maka Kawan Lama FC mengajarkan arti tentang kebersamaan seumur hidup. Selama enam tahun,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini